Pesta rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia yang diberitakan Cerita.co.id, tak hanya menyuguhkan hiburan semata, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Ribuan transaksi bisnis tercatat sepanjang acara, melibatkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner dan kriya. Para pelaku UMKM ini mendapatkan kesempatan emas untuk menjangkau pasar yang jauh lebih besar dari biasanya.
Lebih dari 300.000 pengunjung memadati area perayaan sejak pagi hingga malam hari, menjadikan perhelatan ini sebagai salah satu perayaan kemerdekaan terbesar di tahun ini. Keberhasilan ini turut diwarnai partisipasi lebih dari 300 UMKM yang terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk Festival Kuliner 80 yang menawarkan menu-menu dengan harga terjangkau. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian rakyat.

Maya Watono, Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), menjelaskan bahwa pesta rakyat ini bukan hanya sekedar perayaan seremonial, melainkan sebuah strategi untuk memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Hal senada juga disampaikan oleh Raisha Syarfuan, Direktur Utama PT Sarinah, yang menekankan bahwa perayaan ini menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk memamerkan hasil karya mereka sekaligus memperkuat rasa kebanggaan nasional. Menurutnya, acara ini bukan hanya soal hiburan, tetapi juga tentang mengangkat potensi UMKM dan memperkuat identitas bangsa. Suksesnya acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan event serupa di masa mendatang, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.

Related Post









Tinggalkan komentar