Cerita.co.id, Jakarta – Persaingan di pasar sepeda motor listrik Indonesia yang kian memanas tak luput dari sorotan tajam produsen roda dua asal India, TVS. Melalui Product Marketing Lead PT TVS Motor Company Indonesia, Ryan Rahadian, perusahaan ini secara terbuka menyentil fenomena "merek motor listrik hantu" yang kerap muncul dan menghilang begitu saja, menimbulkan pertanyaan besar mengenai keberlanjutan industri kendaraan nir-emisi di Tanah Air.
Berbicara di Senayan, Jakarta Pusat, Ryan Rahadian mengungkapkan kekhawatirannya terhadap banyaknya pemain baru di segmen motor listrik yang dinilai kurang serius. "Merek-merek ini seolah hanya numpang lewat. Hari ini mereka ada, dengan janji-janji manis, namun tak jarang bulan berikutnya sudah lenyap tanpa jejak," tegas Ryan, menggambarkan situasi yang ia anggap merugikan konsumen dan citra industri.
Menurut Ryan, keberlanjutan (sustainability) adalah kunci utama dalam menggarap pasar motor listrik. Sebuah merek harus mampu memberikan jaminan jangka panjang kepada konsumen, bukan sekadar menjual produk lalu menghilang. "Kami di TVS berkomitmen penuh untuk memastikan setiap produk yang kami luncurkan, khususnya di segmen motor listrik, benar-benar berkelanjutan. Konsumen berhak mendapatkan kepastian layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang, bukan produk yang tiba-tiba raib dari peredaran," jelasnya, menekankan filosofi perusahaan.

Related Post
Saat ini, TVS telah memperkenalkan satu jagoan motor listriknya di pasar Indonesia, yakni TVS iQube S. Skuter listrik bergaya modern ini dibanderol mulai dari Rp 29 jutaan dan dirancang khusus untuk menyasar segmen entry-level atau pengendara pemula yang mencari solusi mobilitas ramah lingkungan dengan harga terjangkau.
Selain fokus pada elektrifikasi, TVS juga dikenal dengan portofolio produknya yang sangat beragam. Dari skuter matik, motor bebek, sport, naked-sport, hingga kendaraan komersial, TVS memiliki lini produk yang lengkap. Ryan menegaskan, untuk bersaing dengan dominasi merek-merek Jepang, TVS harus lebih agresif dan adaptif. "Portofolio produk kami sangat komprehensif. Kami akan terus memantau dan mengikuti arah pergerakan industri otomotif di Indonesia, memastikan TVS selalu relevan dan kompetitif di setiap segmen," pungkasnya, menunjukkan kesiapan TVS menghadapi tantangan pasar.








Tinggalkan komentar