Cerita.co.id – Dunia balap motor Grand Prix diguncang kabar mengejutkan. Sirkuit Phillip Island yang ikonik, rumah bagi Grand Prix Australia selama bertahun-tahun, secara resmi akan digantikan oleh Sirkuit Jalan Raya Adelaide mulai musim 2027. Keputusan monumental ini sontak memicu gelombang kemarahan dari legenda balap tuan rumah, Casey Stoner, yang tak segan melabeli langkah ini sebagai sebuah "kesalahan besar" dan penghinaan terhadap salah satu trek terbaik di dunia.
Melalui akun Instagram resminya @official_cs27, Stoner tak segan meluapkan kekecewaannya, "MotoGP akan menghapus Phillip Island dari kalender!" serunya dengan nada geram. Juara dunia MotoGP dua kali itu menegaskan bahwa Phillip Island bukan sekadar sirkuit biasa. "Ini salah satu sirkuit motor terbaik di seluruh dunia yang telah menghasilkan beberapa balapan hebat dan paling menghibur yang pernah kita saksikan dan terus berlanjut tahun demi tahun," tambahnya. Kemarahan Stoner semakin memuncak saat mengetahui penggantinya adalah sirkuit jalan raya di Adelaide. "Mengapa MotoGP menghapus sirkuit terbaik mereka dari kalender? Saya hanya bisa menyerahkan keputusan ini kepada semua orang," pungkasnya, menyiratkan ketidakmengertiannya terhadap kebijakan tersebut.
Pengumuman resmi dari pihak MotoGP mengonfirmasi perpindahan lokasi ini akan berlangsung selama enam tahun, hingga 2032. Langkah ini diharapkan dapat membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi wilayah Australia Selatan. Sirkuit Adelaide yang akan digunakan memiliki konsep sirkuit jalan raya, mengadopsi cetak biru dari Sirkuit Jalan Raya Adelaide yang pernah menjadi tuan rumah Formula 1 dari tahun 1985 hingga 1995. Tentu saja, desain trek akan mengalami penyesuaian signifikan untuk memastikan standar keselamatan tertinggi bagi para pebalap MotoGP modern.

Related Post
Grand Prix Australia perdana di Adelaide dijadwalkan berlangsung selama tiga hari pada November 2027. Sirkuit ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 4,195 kilometer dengan 18 tikungan yang berkelok-kelok di jalanan kota, memungkinkan para pebalap untuk mencapai kecepatan lebih dari 340 km/jam.
Carlos Ezpeleta, Chief Sporting Officer MotoGP, menyambut baik keputusan ini dengan optimisme. "Membawa MotoGP ke Adelaide menandai tonggak penting dalam evolusi kami," ujarnya. Ezpeleta menyoroti reputasi Adelaide sebagai kota penyelenggara acara olahraga besar kelas dunia dan kesempatan unik untuk merancang sirkuit khusus di jalanan kota. Ia juga meyakinkan bahwa aspek keselamatan pebalap menjadi prioritas utama. "Sejak awal bersama FIM, kami memastikan bahwa keselamatan pebalap tetap dijamin. Setiap elemen di Adelaide Street Circuit telah dirancang memenuhi standar tertinggi MotoGP modern, memastikan para rider dapat balapan dengan intensitas penuh dan penuh kepercayaan diri," tegas Ezpeleta.
Perpindahan ini menandai era baru bagi Grand Prix Australia, namun juga membuka perdebatan sengit antara nilai historis dan emosional sebuah sirkuit legendaris versus potensi ekonomi dan inovasi yang ditawarkan oleh venue baru.









Tinggalkan komentar