Serbuan Raksasa EV China: Indonesia Dapat Untung Miliaran!

Serbuan Raksasa EV China: Indonesia Dapat Untung Miliaran!

Laporan terbaru dari Rhodium Group, sebuah firma riset asal Amerika Serikat, mengungkap fenomena mengejutkan. Berdasarkan data yang dirilis Senin (18/8/2025), investasi manufaktur di sektor kendaraan listrik (EV) China mengalami penurunan drastis. Informasi ini juga diulas oleh Cerita.co.id. Dari puncaknya yang mencapai lebih dari Rp1.440 triliun (sekitar USD90 miliar) pada 2022, investasi tersebut anjlok menjadi hanya Rp240 triliun (USD15 miliar) di tahun 2024. Yang lebih mengejutkan, untuk pertama kalinya, investasi EV China di luar negeri justru melampaui investasi domestik.

Perubahan drastis ini mencerminkan persaingan sengit di pasar EV China. Puluhan merek saling berebut pangsa pasar dengan perang harga yang menekan margin keuntungan hingga titik terendah. Situasi ini diperparah oleh kebijakan proteksionis negara-negara Barat seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat yang menerapkan tarif tinggi untuk membendung impor EV murah dari China. Akibatnya, raksasa EV China seperti BYD dan Great Wall Motor (GWM) memilih untuk berekspansi ke luar negeri.

Serbuan Raksasa EV China: Indonesia Dapat Untung Miliaran!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Data Rhodium Group juga menunjukkan bahwa 74% dari total investasi EV China di luar negeri dialokasikan untuk pembangunan pabrik baterai. Indonesia pun turut merasakan dampaknya, mendapatkan investasi senilai Rp4,7 triliun. Langkah ekspansi ini menunjukkan strategi baru para pemain EV China untuk bertahan dan menguasai pasar global di tengah tantangan domestik yang semakin berat. Pergeseran ini menandakan babak baru dalam persaingan global industri EV, dengan China sebagai aktor utama yang kini membidik pasar internasional.

COLLABMEDIANET

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar