Cerita.co.id mengabarkan, daya tarik seorang Valentino Rossi di kancah MotoGP tak lekang oleh waktu, bahkan setelah pensiun. Sosok "The Doctor" ini bahkan disandingkan dengan megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo sebagai magnet utama yang terus memikat perhatian publik, demikian diungkapkan oleh Pertamina Lubricants, sponsor utama VR46 Racing Team.
Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing PT Pertamina Lubricants, menegaskan bahwa pengaruh Rossi masih sangat dominan di dunia balap motor. "Kita tahu, Rossi masih menjadi center of attention MotoGP. Sama kayak bola ketika kehilangan Ronaldo, MotoGP juga market-nya masih ke Rossi," ujar Nugroho dalam sebuah acara nonton bareng MotoGP Aragon. Pernyataan ini menggarisbawahi bagaimana kehadiran atau bahkan sekadar nama Rossi mampu menjaga gairah dan minat penggemar balap motor di seluruh dunia.
Mengingat basis penggemar Rossi yang masif di Indonesia, Pertamina Lubricants secara konsisten berupaya mengundang sang legenda untuk hadir langsung di Sirkuit Mandalika, Lombok. Kehadirannya diyakini akan menjadi dorongan besar bagi popularitas ajang MotoGP di Tanah Air. Namun, peluang kedatangan Rossi untuk MotoGP Mandalika 2026 masih belum pasti, dengan Nugroho menyebut angka 50:50.

Related Post
"Peluangnya masih 50:50, mudah-mudahan jadwalnya pas, tidak ada kendala. Kita sama-sama berdoa, tapi kita belum bisa confirm 100 persen," harap Nugroho. Ia menambahkan bahwa musim ini bisa jadi merupakan kemitraan terakhir VR46 Racing Team dengan Pertamina Lubricants jika kontrak tidak diperpanjang, menjadikan potensi kehadiran Rossi semakin krusial.
Perlu dicatat, meski Rossi belum pernah menghadiri gelaran MotoGP Mandalika secara resmi, ia sempat mengunjungi Sirkuit Mandalika beberapa bulan lalu untuk sesi latihan bersama para muridnya di VR46 Academy. Selain itu, ia juga pernah menyapa penggemar di Jakarta. Jadwal padat balapan pribadi Rossi seringkali menjadi kendala utama dalam mengonfirmasi kehadirannya di acara-acara besar seperti MotoGP.
"Kemarin sempat datang ke Jakarta, tapi karena ada persiapan race berikutnya, jadi nggak bisa nonton (MotoGP Mandalika)," jelas Nugroho. "Tapi Januari kemarin tiba-tiba Rossi mendampingi riders academy (di Mandalika). Jadi riders kita sempat ketemu juga." Ini menunjukkan bahwa meskipun kehadirannya di MotoGP Mandalika masih menjadi tanda tanya, ikatan Rossi dengan Indonesia dan dunia balap tetap kuat, menjadikannya ikon abadi yang terus dinanti kehadirannya.








Tinggalkan komentar