Cerita.co.id melaporkan sebuah pencapaian luar biasa datang dari arena balap World Supersport (WSSP) di Sirkuit Phillip Island, Australia. Pebalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra, berhasil mengukir sejarah dengan finis kedua pada Race 2 hari Minggu, 22 Februari 2026, meskipun memulai balapan dari posisi paling buncit.
Perjalanan Aldi menuju podium bukanlah tanpa rintangan. Sesi Superpole yang krusial baginya diwarnai kendala teknis, memaksa ‘El Dablek’, julukan akrabnya, untuk memulai Race 2 dari grid ke-28, posisi paling belakang. Namun, semangat juangnya sudah terlihat sejak Race 1, di mana ia berhasil merangkak naik ke posisi 13 dan mengamankan tiga poin berharga.
Puncak drama terjadi di Race 2 yang berlangsung dalam kondisi flag-to-flag. Saat gerimis mulai turun dan mayoritas pebalap bergegas masuk pit lane untuk mengganti ban basah, Aldi bersama rekan setimnya, Albert Arenas, mengambil keputusan berani: tetap bertahan dengan ban kering. Strategi berisiko tinggi ini terbukti jitu, memungkinkan Aldi melesat cepat dan langsung menembus enam besar.

Related Post
Bahkan, pada lap ketiga, ‘El Dablek’ sempat memimpin balapan, memukau para penonton. Meskipun kemudian posisinya diambil alih oleh Arenas hingga garis finis, performa Aldi tetap luar biasa. Ia berhasil mengamankan posisi runner-up, hanya terpaut 4,937 detik dari Arenas yang mencatatkan waktu 29 menit 19,159 detik.
Podium perdana ini menjadi tonggak penting bagi Aldi di kelas WSSP 2026, sekaligus mengangkatnya ke posisi kelima dalam klasemen sementara dengan total 23 poin. Rekan setimnya, Albert Arenas, memimpin klasemen dengan 38 poin. Pencapaian ini jauh melampaui hasil tahun sebelumnya di Phillip Island, di mana pada 2025 Aldi gagal finis di Race 1 dan hanya mampu meraih posisi ke-13 di Race 2. Sebuah peningkatan performa yang signifikan dan menjanjikan untuk musim balap ini.









Tinggalkan komentar