Cerita.co.id – Arab Saudi kini tidak lagi sekadar menjadi pemain besar di pasar energi fosil. Melalui langkah ambisius, negara tersebut mulai merambah industri otomotif global dengan memperkenalkan merek lokal terbaru mereka, Ceer. Bukan sekadar mobil biasa, Ceer baru saja memperkenalkan lini kendaraan listrik terbaru mereka yang diberi nama Exobot. Mobil ini mencuri perhatian dunia karena memiliki tampilan radikal yang menyerupai kendaraan konsep masa depan, namun dengan jaminan produksi massal.
Berbeda dengan banyak produsen yang hanya memamerkan prototipe, Ceer memastikan Exobot akan diproduksi secara nyata. Pabrik khusus telah disiapkan di King Abdullah Economic City, Arab Saudi, untuk melahirkan kendaraan futuristik ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Exobot hadir dalam dua varian utama, yakni model sedan dan SUV, yang keduanya mengusung estetika desain yang sangat ekstrem.
Salah satu fitur yang paling mencolok adalah desain kaca depannya yang sangat landai dan menyatu mulus dengan kap mesin. Ceer bahkan mengklaim bahwa Exobot memiliki kaca depan terbesar yang pernah ada pada mobil produksi, dengan panjang mencapai 2,4 meter. Selain itu, mobil ini dilengkapi dengan pintu model gullwing yang diberi nama unik, Shahin Wing Doors, sebuah penghormatan terhadap burung elang yang menjadi simbol khas Arab Saudi.

Related Post
Namun, kehebatan Exobot tidak berhenti pada tampilan visualnya saja. Di balik bodinya yang artistik, tersimpan performa yang sangat brutal. Untuk varian tertinggi, mobil ini dibekali tiga motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga gabungan mencapai 1.111 HP dengan torsi sebesar 1.500 Nm. Untuk versi sedan, akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai hanya dalam waktu 2,1 detik saja. Sementara itu, versi SUV mampu melesat dari posisi diam ke 100 km/jam dalam waktu 2,4 detik.
Teknologi di balik performa ini merupakan hasil kolaborasi strategis. Ceer merupakan perusahaan patungan dengan raksasa teknologi Foxconn, sementara sistem penggeraknya menggunakan teknologi mutakhir dari BMW. Untuk tahap awal, konsumen akan disuguhkan dengan versi First Edition yang memiliki tenaga 850 HP dan torsi 1.000 Nm.
Menghadapi tantangan iklim ekstrem di Arab Saudi, Ceer telah menyiapkan solusi cerdas. Meskipun memiliki kaca yang sangat luas, suhu kabin tetap terjaga berkat penggunaan kaca berlapis perak tiga lapis dan sistem pendingin berdaya tinggi. Teknologi ini diklaim mampu menurunkan suhu kabin dari 65 derajat Celsius menjadi 32 derajat Celsius hanya dalam waktu 10 menit.
Masuk ke bagian interior, nuansa masa depan sangat terasa dengan adanya layar raksasa sepanjang 48 inci di atas dashboard. Selain itu, terdapat layar infotainment 10,4 inci untuk pengemudi dan layar 8 inci bagi penumpang belakang. Pengalaman berkendara semakin canggih dengan penggunaan setir model yoke serta asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI).
Meskipun harga resminya belum diumumkan, Ceer telah memiliki peta jalan yang jelas. Setelah Exobot, perusahaan berencana meluncurkan lima model lainnya pada periode 2028-2030. Menariknya, strategi Ceer kini berkembang; tidak hanya fokus pada mobil listrik murni, mereka juga mulai menyiapkan pengembangan untuk mobil plug-in hybrid dan mobil bermesin bensin guna memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.








Tinggalkan komentar