Cerita.co.id melaporkan, PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) telah menetapkan target ambisius untuk tahun 2026. Seluruh wilayah izin usaha pertambangan (IUP) yang berada di bawah pengelolaan perseroan diharapkan mampu meraih peringkat Proper Biru. Inisiatif ini menandai dedikasi kuat perusahaan terhadap praktik pertambangan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
Direktur Utama PT MNC Energy Investments Tbk, Suryo Eko Hadianto, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (9/1/2026), menegaskan bahwa pencapaian Proper Biru di setiap IUP akan menjadi indikator utama kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan hidup yang berlaku. "Kami mencanangkan bahwa pada tahun 2026, setiap IUP kami setidaknya dapat memperoleh Proper Biru. Ini adalah bukti nyata komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan," ujar Suryo, seperti dikutip oleh Cerita.co.id.
Suryo mengakui bahwa aktivitas pertambangan secara inheren akan mengubah kondisi awal bentang alam. Namun, ia menekankan bahwa dengan penerapan komitmen yang teguh dan praktik penambangan terbaik, kondisi pasca-tambang justru dapat memberikan manfaat yang jauh lebih besar. "Kami memahami bahwa pertambangan pasti akan mengubah rona awal. Namun, dengan dedikasi dan praktik terbaik yang kami jalankan, kami yakin bahwa kondisi akhir setelah penambangan akan lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan ekosistem," jelasnya.

Related Post
Visi IATA ini mencerminkan upaya serius untuk menyeimbangkan kebutuhan energi dengan tanggung jawab ekologis. Dengan menargetkan Proper Biru, perusahaan tidak hanya memenuhi standar kepatuhan, tetapi juga berupaya menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi lingkungan dan komunitas. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi industri pertambangan lainnya dalam mengintegrasikan keberlanjutan sebagai inti dari operasional mereka, menuju masa depan yang lebih hijau dan bertanggung jawab.








Tinggalkan komentar