Cerita.co.id – Garasi seorang menteri di Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena jumlah unitnya yang bertambah, melainkan karena nilai koleksi kendaraannya yang melonjak drastis, mencapai puluhan miliar rupiah. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri, yang dikenal sebagai salah satu pejabat terkaya di Tanah Air, kini memiliki deretan mobil mewah yang harganya tak ada yang di bawah Rp 2 miliar.
Berdasarkan data e-LHKPN KPK, Widiyanti Putri tercatat memiliki total harta kekayaan fantastis, yakni Rp 6.385.374.880.973 atau sekitar Rp 6,38 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar Rp 949.542.866.804 dibandingkan laporan tahun sebelumnya, seperti yang diakses dari LHKPN terbaru.
Khusus untuk aset alat transportasi dan mesin, terjadi lonjakan nilai yang mencolok, mencapai Rp 4,639 miliar dari laporan tahun 2025. Total nilai keseluruhan kendaraan yang dimilikinya kini menembus angka Rp 24,102 miliar, naik dari Rp 19,463 miliar sebelumnya. Yang menarik, meskipun jumlah unit mobilnya berkurang, nilai totalnya justru meroket, menunjukkan peningkatan kualitas dan harga pada armada kendaraan sang menteri.

Related Post
Tak ada lagi mobil "murah" di garasi Widiyanti. Seluruh koleksinya kini didominasi merek-merek premium kelas atas seperti Mercedes-Benz, Lexus, dan Bentley. Berikut adalah enam mobil mewah yang tercatat dalam LHKPN terbaru milik Widiyanti Putri:
- Mercedes-Benz S63 tahun 2014, senilai Rp 2,334 miliar
- Bentley Continental GT tahun 2011, senilai Rp 2,4 miliar
- Bentley Flying Spur W12 tahun 2022, senilai Rp 4,418 miliar
- Lexus LM350H tahun 2024, senilai Rp 2,5 miliar
- Lexus LS500H tahun 2024, senilai Rp 3,65 miliar
- Mercedes-Benz G63 tahun 2025, senilai Rp 8,8 miliar (unit terbaru dan termahal dalam daftar)
Perubahan signifikan terlihat dari daftar sebelumnya. Beberapa unit seperti Land Rover Range 5.0 Autobiography A/T dan Toyota Vellfire 3.5 AT yang sebelumnya ada, kini tak lagi tercantum. Sebagai gantinya, sebuah Mercedes-Benz G63 terbaru dengan nilai fantastis Rp 8,8 miliar menjadi penambah koleksi yang paling mencolok, menegaskan preferensi sang menteri terhadap kendaraan yang tidak hanya mewah, tetapi juga bernilai tinggi.









Tinggalkan komentar