Cerita.co.id – Industri otomotif dunia tengah mengalami transformasi besar-besaran, dan salah satu pemain baru yang mencuri perhatian adalah Luxeed. Meski usianya masih tergolong muda, anak perusahaan di bawah naungan Chery Group ini telah menunjukkan taringnya dengan membangun fasilitas manufaktur yang sangat futuristik di Wuhu, China. Sebuah kunjungan langsung ke pabrik tersebut mengungkap bagaimana teknologi robotik telah mengambil alih peran dominan dalam proses produksi kendaraan modern.
Pabrik megah ini berdiri di atas lahan yang sangat luas, mencakup area pengelasan (welding) seluas 9,3 hektare dan area perakitan (assembly) sebesar 10,6 hektare. Tidak main-main, investasi yang dikucurkan untuk membangun kemegahan teknologi ini mencapai angka 10 miliar yuan atau setara dengan Rp 27 triliun. Dengan modal sebesar itu, Luxeed tidak hanya membangun gedung, melainkan sebuah ekosistem produksi yang sangat efisien.
Salah satu hal yang paling mencolok saat memasuki area produksi adalah tingkat kebersihannya. Berbeda dengan bayangan orang pada umumnya tentang pabrik otomotif yang penuh debu dan percikan api, area welding di Luxeed tampak sangat steril dan tertata. Hal ini dikarenakan hampir seluruh aktivitas berat dikerjakan oleh robot-robot pintar. Robot-robot ini tidak hanya bertugas melakukan pekerjaan kasar seperti memotong, membentuk, hingga menyambungkan komponen logam menjadi rangka mobil, tetapi juga menangani tugas logistik ringan.

Related Post
Bahkan, terdapat sekitar 584 unit ‘robot pembantu’ yang bergerak secara dinamis di area pengelasan untuk mengantar material produksi. Kehadiran armada robot ini membuat peran manusia menjadi sangat terbatas namun krusial. Di tengah otomatisasi yang masif, hanya ada sekitar 200 personel di area welding dan 100 orang di area assembly yang bertugas sebagai pengawas atau pemantau kontrol.
Dari sisi produktivitas, pabrik ini memiliki kapasitas produksi yang sangat impresif, yakni mencapai 300 ribu unit kendaraan per tahun. Dengan skema kerja dua shift selama 16 jam sehari, pabrik ini mampu melahirkan 60 unit kendaraan setiap jamnya. Menariknya, fasilitas ini dirancang untuk memenuhi pasar global, sehingga mampu memproduksi mobil dengan setir kiri maupun setir kanan untuk kebutuhan ekspor.
Saat ini, Luxeed telah memproduksi berbagai model populer seperti sedan S7, SUV R7 dan RX, hingga MPV V9. Kabar baiknya bagi konsumen di tanah air, Luxeed dijadwalkan akan segera merambah pasar Indonesia pada tahun depan. Dua model unggulan yang diprediksi akan mendarat di tanah air adalah Llounge (V9) dan Stormax (RX), yang konon telah disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan pasar otomotif di Indonesia. Kehadiran merek ini tentu akan menambah warna baru dalam persaingan kendaraan premium di dalam negeri.







Tinggalkan komentar