Cerita.co.id melaporkan, kembali terjadi insiden mengerikan di jalan raya Jakarta kemarin sore, di mana sebuah mobil Low Cost Green Car (LCGC) nekat melawan arah, menabrak kendaraan lain, dan memicu amukan massa. Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus pengemudi LCGC yang membahayakan pengguna jalan lain dengan aksi melawan arus, seringkali berujung pada konflik dan kekerasan.
Drama LCGC Lawan Arah di Jakarta, Berakhir Diamuk Massa
Insiden terbaru ini terjadi pada Rabu sore kemarin. Sebuah mobil Calya berwarna hitam terekam kamera dan saksi mata melaju melawan arah di tengah kepadatan lalu lintas di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Dalam upaya menghindari kerumunan dan kemacetan, pengemudi LCGC tersebut tak segan menabrak sejumlah motor dan mobil yang menghalanginya.

Related Post
Massa yang geram melihat aksi nekat dan membahayakan itu sontak mengejar mobil tersebut. Kaca mobil sempat pecah akibat amukan warga, namun pengemudi tetap berusaha melarikan diri dengan bermanuver maju mundur, bahkan menyerempet mobil polisi. Kompol Arry Utomo, Ps Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil melaju dari utara ke selatan. Saat hendak diberhentikan petugas di dekat Halte Lapangan Banteng, pengemudi justru terus melaju, berbelok ke arah berlawanan di Jalan Gunung Sahari IV, lalu ke Jalan Bungur Besar Raya, dan terus berputar-putar melawan arus di beberapa ruas jalan. Akhirnya, mobil tersebut terkepung dan berhasil dihentikan oleh amukan massa serta petugas di dekat Halte Busway Golden Truly. Pengemudi dan kendaraannya kini telah diamankan polisi.
Bukan Kali Pertama: Rentetan Insiden LCGC Lawan Arah
Peristiwa kemarin sore hanyalah puncak dari serangkaian kejadian serupa yang melibatkan pengemudi LCGC. Cerita.co.id mencatat beberapa insiden yang mengundang emosi publik:
1. Berdalih Antar Anak Sekolah (Maret 2024) Pada Maret 2024, sebuah video viral di media sosial menunjukkan mobil LCGC hitam melawan arah di jalur yang seharusnya macet. Saat dihalau oleh pengendara lain yang merekam dengan dashcam, pengemudi LCGC tersebut justru turun dan berdalih terburu-buru mengantar anak sekolah yang akan ujian. Argumennya dibantah keras oleh perekam video yang menegaskan bahwa semua orang juga memiliki kepentingan. Praktisi keselamatan berkendara, Sony Susmana dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengkritik keras tindakan tersebut. "Ini orangtua yang anomali. Memberikan pendidikan (dengan mengantar anak sekolah), tapi tidak memberikan contoh pendidikan yang baik," kata Sony kepada Cerita.co.id.
2. Serang Kurir di Bekasi (Januari 2025) Awal tahun 2025, pengemudi Daihatsu Ayla di Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah nekat melawan arah dan melakukan aksi kekerasan terhadap seorang kurir yang melaju di jalur semestinya. Video yang diunggah akun Instagram @infobekasiup menunjukkan Ayla tersebut berusaha memotong jalur ramai. Ketika terjadi gesekan, pengemudi Ayla marah, turun dari mobil, dan menyerang kurir tersebut, sebelum akhirnya dilerai warga sekitar.
3. Hantam Pemotor Tanpa Ampun di Yogyakarta (Desember 2025) Pada Desember 2025, insiden lebih parah terjadi di Yogyakarta. Sebuah Daihatsu Ayla merah yang dikemudikan APP (27) dengan penumpang DF (25) melaju sangat kencang melawan arah di Jalan Mayjen Sutoyo. Akibatnya fatal, mobil tersebut menghantam deretan pemotor yang melaju di jalur seharusnya. Hantaman keras itu menyebabkan salah satu pemotor terpental tinggi hingga helmnya lepas. Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, membenarkan kejadian ini, di mana korban NI (35) mengalami luka.
4. Ngomel Saat Ditegur di Cikarang (Januari 2026) Terakhir, pada Januari 2026 lalu, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, pengemudi LCGC kembali kedapatan melawan arah untuk menghindari antrean panjang. Saat seorang pengendara di jalur yang benar mencoba menegur dan mengadang, pengemudi LCGC tersebut bukannya menyadari kesalahan, justru marah-marah dan meminta penegur menyingkir. Di belakangnya, sejumlah pengendara roda dua juga turut melawan arah, menunjukkan pola pelanggaran yang serupa.
Rentetan peristiwa ini menyoroti bahaya dan frustrasi yang ditimbulkan oleh perilaku melawan arah. Selain melanggar aturan lalu lintas dan membahayakan nyawa, tindakan ini kerap memicu amarah publik dan berujung pada insiden yang merugikan banyak pihak. Kesadaran berlalu lintas yang minim serta penegakan hukum yang tegas menjadi kunci untuk mengatasi masalah berulang ini demi keselamatan bersama di jalan raya.









Tinggalkan komentar