Berdasarkan data Cerita.co.id yang dihimpun hingga pertengahan 2025 oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan, Jakarta dinobatkan sebagai kota dengan frekuensi perjalanan kereta api tertinggi di Indonesia. Jumlahnya fantastis: 2.173 perjalanan kereta api setiap harinya! Angka ini jauh melampaui kota-kota lain dan mengukuhkan posisi Jakarta sebagai pusat aktivitas perkeretaapian nasional yang paling sibuk. Data tersebut diukur berdasarkan jumlah perjalanan dalam 24 jam di setiap jalur kereta api.
Keberhasilan Jakarta ini tak lepas dari peran kereta api sebagai tulang punggung transportasi publik. Bayangkan, lebih dari dua ribu perjalanan kereta api setiap hari melayani mobilitas warga Jakarta. Hal ini mencerminkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap transportasi massal berbasis rel untuk aktivitas harian, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berbisnis.

Posisi kedua ditempati Bekasi dengan 612 perjalanan kereta api per hari, disusul Depok dengan 590 perjalanan. Jabodetabek memang mendominasi daftar sepuluh besar, dengan Kabupaten Bogor (558 perjalanan), Kota Bogor (337 perjalanan), Tangerang Selatan (197 perjalanan), dan Tangerang (184 perjalanan) turut masuk dalam jajaran kota dengan frekuensi perjalanan kereta api yang tinggi. Bandung menempati peringkat keenam dengan 226 perjalanan, diikuti Yogyakarta (150 perjalanan) dan Cirebon (110 perjalanan).

Related Post
Data ini menunjukkan betapa pentingnya peran kereta api dalam menunjang mobilitas penduduk, terutama di wilayah perkotaan yang padat. Pertumbuhan urbanisasi yang pesat semakin meningkatkan kebutuhan akan transportasi publik yang efisien dan andal seperti kereta api. Ke depan, peningkatan kapasitas dan perluasan jaringan kereta api diprediksi akan terus menjadi fokus utama untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Indonesia yang terus berkembang.









Tinggalkan komentar