Cerita.co.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menunjukkan sinyal positif dengan kembali menguat ke zona hijau pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026. Pemulihan ini langsung mendapat tanggapan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang melihatnya sebagai bukti kembalinya kepercayaan investor di tengah agenda reformasi pasar modal yang sedang berjalan masif.
Menko Airlangga menjelaskan bahwa pasar merespons positif langkah-langkah transparansi yang diambil pemerintah dan otoritas bursa. Bukti nyata dari respons ini adalah kembalinya aliran modal asing yang signifikan. "Kemarin kita lihat lebih dari 600 miliar rupiah itu net inflow asing. Jadi, setelah dua minggu terakhir mengalami net outflow, kemarin kita berhasil mencatat net inflow. Dan pagi ini, IHSG kembali masuk jalur hijau," ungkap Airlangga di Jakarta, seperti dilansir Cerita.co.id.
Airlangga merinci bahwa reformasi pasar modal saat ini berfokus pada tiga poin krusial yang menjadi motor penggerak kepercayaan pasar. Pertama, pemerintah mendorong peningkatan jumlah saham yang beredar di publik, atau free float, guna memastikan pasar lebih likuid dan kompetitif. "Reformasi pasar modal mendorong peningkatan likuiditas dari minimal 7,5 atau 10 persen hingga mencapai 15 persen," jelasnya.

Related Post
Poin kedua adalah pengetatan standar transparansi. Jika sebelumnya hanya pemegang saham di atas 5 persen yang wajib diungkap identitasnya, kini batas tersebut diturunkan hingga level 1 persen. Kebijakan ini juga mencakup kewajiban pengungkapan pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficiary Owner), memastikan akuntabilitas yang lebih tinggi dan pasar yang lebih transparan di Indonesia.









Tinggalkan komentar