IHSG Bangkit ke Level 6000 Setelah Anjlok

IHSG Bangkit ke Level 6000 Setelah Anjlok

Cerita.co.id – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa yang dramatis pada penutupan perdagangan Jumat (2/10/2026). Setelah sempat mengalami tekanan hebat yang menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level psikologis 5.900 pada sesi siang, indeks tersebut akhirnya berhasil melakukan aksi rebound atau pembalikan arah yang signifikan menjelang penutupan pasar.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, IHSG menutup hari dengan penguatan sebesar 27,39 poin atau naik 0,46 persen, sehingga mendarat di level 6.036. Kebangkitan ini memberikan angin segar bagi para investor setelah sempat diliputi kekhawatiran akibat penurunan tajam di tengah hari.

IHSG Bangkit ke Level 6000 Setelah Anjlok
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia terpantau sangat ramai. Tercatat nilai transaksi mencapai angka fantastis, yakni Rp12,5 triliun, dengan volume perdagangan menyentuh 120,5 miliar saham. Dinamika pasar ini mencerminkan antusiasme pelaku pasar yang mencoba memanfaatkan momentum pembalikan arah indeks.

COLLABMEDIANET

Secara mendalam, komposisi pergerakan saham menunjukkan hasil yang bervariasi. Sebanyak 332 saham mencatatkan kenaikan harga, sementara 357 saham lainnya mengalami pelemahan. Adapun sebanyak 274 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Kenaikan IHSG ini juga diikuti oleh sejumlah indeks sektoral dan indeks lainnya. Indeks LQ45 mencatatkan penguatan 0,52 persen ke level 695. Sementara itu, indeks JII menguat 0,73 persen ke level 358. Indeks IDX30 juga ikut merangkak naik 0,77 persen ke level 330, dan indeks MNC36 mencatatkan pertumbuhan paling tinggi sebesar 0,80 persen ke level 261.

Jika menilik pergerakan sektor, mayoritas sektor berada di zona hijau. Sektor energi, konsumer non-siklikal, keuangan, properti, bahan baku, teknologi, hingga kesehatan menjadi motor penggerak penguatan pasar hari ini. Sebaliknya, sektor konsumer siklikal, infrastruktur, transportasi, dan industri justru mengalami tekanan dan ditutup melemah.

Di deretan saham yang paling banyak mengalami kenaikan (top gainers), PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) dan PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) sama-sama melonjak tajam sebesar 25 persen ke level Rp3.600. Selain itu, saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) juga mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 24,89 persen ke posisi Rp2.960.

Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang mengalami penurunan tajam (top losers). PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) merosot 14,98 persen ke level Rp4.570. Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF juga mengalami penurunan 14,97 persen ke level Rp318, disusul oleh PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) yang turun 14,89 persen ke posisi Rp400.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar