Honda Prelude Ludes Terkirim Unit Pertama

Honda Prelude Ludes Terkirim Unit Pertama

Cerita.co.id melaporkan bahwa antusiasme terhadap kembalinya sang legenda, Honda Prelude, mencapai puncaknya. PT Honda Prospect Motor (HPM) baru saja merayakan momen bersejarah dengan menyerahkan 20 unit pertama mobil sport coupe listrik ini kepada para konsumen di Indonesia. Acara seremonial tersebut berlangsung meriah di Vault Automotive Museum, Jakarta Selatan, menandai babak baru bagi ikon otomotif tersebut.

Sejak keran pemesanan dibuka, Honda Prelude langsung memikat hati pecinta otomotif Tanah Air. Respons yang luar biasa terlihat dari ludesnya 100 unit alokasi awal hanya dalam tiga hari. Total pemesanan kini telah menembus angka 280 unit, jauh melampaui jatah unit yang tersedia untuk tahun ini. Melihat animo yang membara, HPM pun memutuskan untuk menambah alokasi menjadi 150 unit khusus untuk pengiriman tahun 2026.

Honda Prelude Ludes Terkirim Unit Pertama
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penyebaran pemesan juga menunjukkan daya tarik Prelude yang merata. Tidak hanya dari metropolis di Pulau Jawa, daftar pembeli juga datang dari Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, hingga Makassar. Menariknya, rentang usia konsumen yang beragam dari berbagai generasi membuktikan bahwa pesona Prelude tetap relevan dan mampu menjalin koneksi emosional dengan spektrum luas penggemar otomotif.

COLLABMEDIANET

Honda Prelude, sebagai salah satu model legendaris Honda, selalu dikenal karena kemampuannya menyuguhkan pengalaman berkendara yang tak hanya responsif, tetapi juga membangun ikatan emosional kuat antara mobil dan pengemudi. Melalui generasi terbarunya yang bertenaga listrik, Honda bertekad membawa esensi tersebut ke era elektrifikasi tanpa mengikis ‘rasa’ berkendara yang menjadi ciri khasnya.

Masanao Kataoka, President Director PT Honda Prospect Motor, menegaskan, "Honda Prelude merepresentasikan bagaimana Honda membawa semangat berkendara ke era baru elektrifikasi, tanpa meninggalkan karakter yang membuat orang jatuh cinta pada Honda sejak awal. Prelude bukan sekadar kembalinya sebuah nama ikonik, tetapi pengingat bahwa teknologi seharusnya tidak menghilangkan rasa di balik kemudi."

Untuk mewujudkan pengalaman berkendara yang sporty dan imersif di era elektrifikasi, Honda membekali Prelude dengan teknologi S+ Shift. Fitur ini dirancang khusus untuk memberikan respons akselerasi yang lebih presisi dan sensasi mengemudi yang lebih emosional, sejalan dengan filosofi ‘Joy of Driving’ yang senantiasa diusung Honda, bahkan dalam transisi menuju kendaraan listrik.

Guna menjamin ketenangan pikiran bagi para pemilik, setiap unit Honda Prelude hadir dengan garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km, serta garansi baterai tegangan tinggi yang impresif selama 8 tahun atau 160.000 km. Honda juga melengkapi penawaran ini dengan paket perawatan Prima+ untuk 4 tahun atau 50.000 km. Seluruh dukungan purna jual ini ditopang oleh jaringan dealer resmi Honda di seluruh Indonesia yang telah terlatih dan siap melayani kendaraan elektrifikasi.

Bersamaan dengan seremoni penyerahan unit, momen ini juga menandai pembukaan ‘Honda Culture at Vault Automotive Museum’. Pameran kurasi ini mengajak pengunjung menyelami perjalanan panjang Honda, menampilkan berbagai model ikonik, filosofi rekayasa, warisan balap, serta evolusi karakter berkendara Honda dari masa ke masa. Kehadiran model-model klasik di pameran ini menegaskan komitmen Honda untuk tidak hanya menciptakan alat transportasi, melainkan juga kendaraan yang memiliki jiwa, gairah, dan mampu membangun ikatan emosional mendalam dengan penggunanya.

Masanao Kataoka menambahkan, "Bagi Honda, warisan bukan sekadar kenangan masa lalu. Warisan adalah bukti nyata dari konsistensi sebuah merek dalam berinovasi, dari dulu hingga kini dan masa depan. Ini adalah bukti bahwa nilai-nilai inti, filosofi rekayasa, dan hubungan emosional yang terjalin dengan konsumen dapat terus lestari lintas generasi."

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar