GIIAS 2025 Sorot Energi Hijau

GIIAS 2025 Sorot Energi Hijau

Cerita.co.id, JAKARTA – Pameran otomotif akbar GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, yang berlangsung dari 24 Juli hingga 3 Agustus 2025, menghadirkan dua program unggulan: The 19th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) dan Daily Seminar. Kedua program ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan industri otomotif, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk bertukar pikiran dan berdiskusi mengenai masa depan industri.

GIAC, konferensi otomotif tahunan yang diselenggarakan GAIKINDO, mengambil tema sentral "Empowering the Future Thru Renewable Energy". Tema ini menggarisbawahi komitmen industri otomotif untuk bergerak menuju masa depan yang lebih berkelanjutan melalui pemanfaatan energi terbarukan.

GIIAS 2025 Sorot Energi Hijau
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Kukuh Kumara, Sekretaris Umum GAIKINDO, dalam sambutannya saat pembukaan GIAC di Garuda Room ICE BSD City, menekankan bahwa tema ini merupakan upaya kolaboratif untuk meningkatkan pemahaman dan mengedukasi masyarakat tentang teknologi terkini serta masa depan kendaraan bermotor yang berkelanjutan.

COLLABMEDIANET

"Ajang bergengsi ini juga menjadi jendela yang menunjukkan upaya mewujudkan transformasi ekosistem tenaga listrik terkoneksi dan mobilitas otonom sehingga menghadirkan transportasi yang lebih aman, ramah lingkungan, dan efisien," ujar Kukuh. Ia menambahkan bahwa tema besar ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini kepada industri otomotif dan masyarakat umum terkait kebijakan pemerintah yang akan segera diterapkan.

Ignasius Jonan, mantan Menteri ESDM dan Menteri Perhubungan RI, turut hadir sebagai pembicara utama. Dalam pidatonya, Jonan menyoroti pentingnya forum seperti GIAC sebagai wadah diskusi untuk merumuskan masa depan industri otomotif nasional.

"Saya mengapresiasi diskusi soal arah pengembangan teknologi kendaraan yang ada saat ini. Menurut saya, ini penting untuk mencari arah dan solusi mobilitas yang dibutuhkan masyarakat Indonesia," kata Jonan. Ia juga menyampaikan pandangannya bahwa pengembangan kendaraan dengan mesin hybrid merupakan solusi yang tepat untuk saat ini, karena tidak memberatkan pemerintah maupun produsen kendaraan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar