Cerita.co.id melaporkan sebuah insiden mengejutkan di Tol Jakarta-Cikampek kemarin, di mana sebuah mobil Chery baru dengan pelat nomor sementara hangus terbakar. Kendaraan berteknologi hybrid ini diketahui sedang dalam perjalanan pengantaran internal menuju area penyimpanan, bukan ke tangan konsumen.
Video kejadian ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram, menampilkan kobaran api yang membumbung tinggi dari bagian kap mesin mobil Chery Tiggo Cross CSH berwarna putih tersebut. Petugas tampak berupaya memadamkan api, namun asap tebal masih terus mengepul. Yang menarik perhatian publik adalah status mobil yang masih sangat baru, terlihat dari penggunaan pelat nomor sementara berwarna putih-merah, yang menandakan Tanda Coba Kendaraan Bermotor (TCKB).
PT Chery Sales Indonesia (CSI) segera merespons insiden ini dengan mengeluarkan pernyataan resmi. Pihaknya menegaskan telah memulai investigasi awal bersama tim teknis di lokasi, sesuai standar inspeksi global. "Berdasarkan kronologi, kendaraan tersebut dikendarai untuk keperluan pengantaran internal, dari dealer menuju area penyimpanan. Pengantaran ini merupakan proses yang tidak terkait pembelian atau perjalanan konsumen. Kami juga memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini," jelas Chery Sales Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu.

Related Post
Menurut hasil investigasi awal Chery, pengemudi melaporkan bahwa mobil Chery Tiggo Cross CSH berfungsi normal tanpa notifikasi error di dasbor sebelum kejadian. Pengemudi segera menepi setelah melihat asap muncul. "Sumber insiden dan kemunculan asap teridentifikasi berasal dari area bagian depan kendaraan. Pada tahap investigasi ini, belum terdapat indikasi yang mengaitkan insiden dengan baterai maupun sistem kelistrikan, yang berada di bagian bawah kendaraan pada area tengah hingga belakang," tambah Chery.
CSI menyatakan akan melakukan investigasi secara komprehensif. Mereka tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain, seperti keterlibatan material eksternal atau benda asing di luar komponen produk, yang mungkin menjadi pemicu kebakaran. "Chery akan bekerja sama penuh dengan para pihak terkait sejalan dengan komitmen kami terhadap keselamatan, kualitas produk, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," pungkas pernyataan tersebut.







Tinggalkan komentar