Beras Timur Melambung Ini Alasannya

Dana Sulistiyo

Beras Timur Melambung Ini Alasannya

Cerita.co.id – Kenaikan harga beras di wilayah Indonesia bagian Timur, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, menjadi sorotan utama. Badan Pangan Nasional (Bapanas) angkat bicara, menyoroti tantangan geografis ekstrem sebagai penyebab utama di balik fenomena ini. Kondisi alam yang sulit dijangkau moda transportasi menjadi kendala serius dalam upaya stabilisasi harga pangan pokok tersebut.

I Gusti Ketut Astawa, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, menjelaskan bahwa kesulitan akses transportasi menjadi kendala serius, terutama di Papua yang ditetapkan sebagai zona 3 Harga Eceran Tertinggi (HET). "Zona 3 memang telah menunjukkan penurunan harga, namun upaya lebih lanjut masih sangat diperlukan agar dapat mendekati HET yang ditetapkan, mengingat kompleksitas tantangan geografis di sana," ujar Astawa, sebagaimana dikutip Cerita.co.id.

Beras Timur Melambung Ini Alasannya
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Senada dengan Bapanas, Komjen Syahardiantono, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri sekaligus Ketua Pengarah Satgas Pengendalian Harga Beras, membenarkan bahwa biaya logistik untuk mendistribusikan beras ke Papua bisa membengkak hingga dua kali lipat. "Kita harus mengakui bahwa biaya angkut transportasi beras di Papua bisa sangat tinggi, bahkan melampaui dua kali lipat dari wilayah lain. Ini disebabkan oleh kondisi topografi yang didominasi pegunungan, sehingga pilihan moda transportasi yang mampu menembus area tersebut sangat terbatas," jelas Komjen Syahardiantono.

COLLABMEDIANET

Meskipun demikian, Satgas Pengendalian Harga Beras tidak tinggal diam. Berbagai strategi stabilisasi terus digencarkan. Hingga saat ini, program distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah berhasil menjangkau 32 gudang filial yang tersebar di seluruh wilayah Papua Raya, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah terpencil dan memastikan masyarakat mendapatkan akses beras dengan harga yang lebih terjangkau.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar