Cerita.co.id – Kabar baik bagi pecinta otomotif di Indonesia. Mobil listrik BAIC T1, yang sebelumnya hadir sebagai unit impor utuh (Completely Built Up/CBU) dari Tiongkok, kini bersiap untuk diproduksi secara lokal di Tanah Air. Langkah strategis ini diprediksi akan memangkas harga jualnya secara signifikan, menjadikannya lebih terjangkau bagi konsumen.
Dhany Yahya, Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, mengonfirmasi rencana vital ini. Ia menyebutkan bahwa perakitan lokal BAIC T1 akan dimulai paling lambat pada akhir tahun ini atau awal tahun depan, dengan menunjuk pabrik Handal di Purwakarta, Jawa Barat, sebagai lokasi produksi.
Implikasi paling menarik dari lokalisasi produksi ini adalah potensi penurunan harga jual. Dhany menjelaskan, dengan memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dipersyaratkan, BAIC T1 akan memenuhi kualifikasi untuk mendapatkan insentif pembebasan pajak barang mewah (PPnBM) yang mencapai sekitar 15 persen. "Tentu ini katakanlah akan memberikan kemudahan," ujarnya, mengisyaratkan keuntungan besar bagi konsumen.

Related Post
Meski belum merinci angka pasti, Dhany optimistis bahwa harga BAIC T1 setelah dirakit di dalam negeri dapat ditekan hingga di bawah Rp 350 juta. Sebuah penurunan signifikan mengingat saat ini model crossover listrik tersebut dipasarkan di angka Rp 370 jutaan (On The Road Jakarta) ketika pertama kali diperkenalkan di ajang GIIAS.
Untuk spesifikasi, BAIC T1 ditenagai motor listrik berkekuatan 70 kW atau setara 93,8 tenaga kuda, menghasilkan torsi puncak 176 Nm. Sumber dayanya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 42,3 kWh, yang menjanjikan jangkauan hingga 425 kilometer berdasarkan siklus CLTC. Tak perlu khawatir soal pengisian daya, karena fitur DC Fast Charging memungkinkan baterai terisi dari 30 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Dengan strategi lokalisasi ini, BAIC T1 diharapkan tidak hanya menjadi pilihan mobil listrik yang lebih ekonomis, tetapi juga semakin kompetitif di tengah persaingan pasar kendaraan listrik Tanah Air yang kian sengit.









Tinggalkan komentar