Australia Darurat BBM

Dana Sulistiyo

Australia Darurat BBM

Cerita.co.id — Gelombang krisis bahan bakar yang melanda Australia semakin mengkhawatirkan. Laporan terbaru menunjukkan bahwa hampir 500 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai wilayah kini kehabisan stok, memicu kekhawatiran akan kelumpuhan aktivitas. Angka ini melonjak drastis dari 225 SPBU yang dilaporkan kehabisan BBM pada pertengahan pekan lalu, kini mencapai 470 titik. Menurut laporan ABC News, setidaknya ada satu jenis bahan bakar yang benar-benar kosong di banyak lokasi.

Situasi genting ini telah membuat pemerintah Australia memutar otak. Wilayah seperti Victoria, Queensland, dan New South Wales menjadi yang paling terdampak, dengan Victoria bahkan disebut-sebut ‘paling lumpuh’ akibat meroketnya harga minyak dunia. Pemicu utama krisis ini adalah lonjakan harga minyak global setelah Iran dilaporkan memblokade Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia. Akibatnya, biaya energi melonjak, mengganggu sektor industri, dan berpotensi mendorong kenaikan harga barang secara umum.

Australia Darurat BBM
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menyikapi tekanan krisis energi yang dipicu konflik di Timur Tengah, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah menggelar rapat darurat kabinet nasional. Ia juga dijadwalkan akan memimpin rapat darurat kedua bersama para pemimpin negara bagian dan teritori pekan depan, dengan tujuan memperkuat koordinasi nasional. "Koordinasi ini krusial agar kita memiliki konsistensi secara nasional," tegas Albanese di parlemen, sebagaimana dikutip pada Kamis (26/3).

COLLABMEDIANET

Meskipun demikian, pemerintah setempat menegaskan bahwa kondisi ini tidak semata-mata disebabkan oleh kekurangan pasokan. Lonjakan permintaan yang tidak terkendali, termasuk fenomena ‘panic buying’ atau pembelian panik oleh masyarakat, turut memperparah kekosongan stok di banyak SPBU. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan.

Di tengah ketidakpastian ini, suara oposisi mulai lantang. Pemimpin oposisi, Angus Taylor, mendesak pemerintah untuk segera memindahkan stok bahan bakar yang diklaim masih tersedia di beberapa SPBU ke titik-titik yang sudah kehabisan. "Stoknya ada, itulah yang terus mereka katakan kepada kita. Jadi jawabannya harus sederhana. Pindahkan stok BBM ke SPBU yang sudah kehabisan stok," ujar Taylor kepada Channel Nine.

Berbagai masukan juga telah diterima pemerintah untuk mengatasi krisis ini, mulai dari opsi penjatahan bahan bakar, pengurangan pajak bahan bakar, hingga usulan menggratiskan transportasi umum, terutama yang menggunakan energi non-BBM, sebagai solusi jangka pendek. Krisis bahan bakar ini menandai tantangan serius bagi stabilitas ekonomi dan sosial Australia, menuntut respons cepat dan terkoordinasi dari semua pihak.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar