Cerita.co.id melaporkan kabar kurang menyenangkan datang dari ajang Moto3 Belanda. Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan pil pahit setelah gagal menyelesaikan balapan di Sirkuit Assen, Belanda, akibat insiden kecelakaan. Kegagalan finis ini membuat Veda harus pulang tanpa tambahan poin, meskipun ia telah menunjukkan performa menjanjikan sejak awal balapan.
Melalui akun Instagram pribadinya, Veda segera menyampaikan permohonan maaf kepada tim Honda Team Asia atas hasil yang tidak sesuai harapan tersebut. Namun, semangatnya tak sedikit pun luntur. "GP Belanda-DNF (Did Not Finish). Crash setelah bertarung di depan. Maaf tim, kami akan kembali lebih kuat di Sachsenring," tulis Veda, menunjukkan tekadnya untuk bangkit di seri berikutnya. Pernyataan ini menjadi bukti bahwa insiden di Assen tak sedikit pun meredupkan ambisinya untuk terus bersaing di kancah balap dunia.
Veda Ega Pratama, yang memulai balapan dari posisi menjanjikan di urutan ketujuh, menunjukkan performa kompetitif di awal. Sayangnya, perjuangannya harus terhenti secara dramatis saat memasuki lap kedelapan. Motornya tergelincir, membuatnya tak mampu melanjutkan persaingan di lintasan dan terpaksa mencatatkan DNF (Did Not Finish) di papan hasil.

Related Post
Kegagalan finis ini berdampak langsung pada posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026. Ia harus rela turun satu peringkat, dari posisi keenam ke ketujuh. Posisinya kini disalip oleh rider Malaysia, Hakim Danish, yang berhasil mengamankan 9 poin penting dari balapan di Assen. Danish, yang sempat mencetak lap terbaik dan finis di urutan ke-10, akhirnya naik ke peringkat ketujuh setelah beberapa pebalap lain terkena penalti terkait track limit. Kini, Veda dan Danish sama-sama mengantongi 82 poin, menciptakan persaingan ketat di papan tengah.
Sementara itu, podium tertinggi Moto3 Belanda berhasil direbut oleh Max Quiles, yang semakin kokoh di puncak klasemen dengan total 211 poin. Ia unggul jauh 90 poin dari pesaing terdekatnya, Alvaro Carpe. David Almansa juga menunjukkan peningkatan signifikan, berhasil naik ke peringkat ketiga menggeser Brian Uriarte, dengan koleksi 109 poin.
Dengan semangat yang tak padam, Veda Ega Pratama kini mengalihkan fokusnya ke seri selanjutnya di Sachsenring. Para penggemar tentu berharap rider muda ini dapat segera bangkit dan kembali meraih poin demi memperbaiki posisinya di klasemen Moto3 2026.







Tinggalkan komentar