Ferrari EV Ludes Seketika

Cerita.co.id – Langkah berani Ferrari meluncurkan mobil listrik pertamanya, Luce EV, di pasar Tiongkok yang dikenal sebagai ‘kandang macan’ kendaraan listrik global, berbuah manis. Setelah dihantam badai kritik, 88 unit Luce EV yang dialokasikan untuk konsumen Negeri Tirai Bambu ludes terjual dalam waktu singkat, menandai kemenangan tak terduga bagi pabrikan kuda jingkrak tersebut.

Keberhasilan ini semakin mengejutkan mengingat harga yang ditawarkan. Luce EV dibanderol 3,98 juta yuan atau setara Rp 10,5 miliar di Tiongkok, dengan diskon signifikan sebesar 7 persen dari harga global. Jatah 88 unit yang dikirimkan langsung dari Italia tersebut dilaporkan habis terjual tak lama setelah peluncuran, membuktikan daya tarik merek Ferrari tetap kuat di tengah persaingan ketat.

Ferrari EV Ludes Seketika
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Padahal, sebelum meraih sukses di Tiongkok, debut global Luce EV pada Mei 2026 justru diwarnai badai kritik. Banyak pengamat dan penggemar setia Ferrari menilai desainnya terlalu jauh menyimpang dari identitas supercar eksotis Italia yang selama ini dikenal. Bahkan, kritik pedas datang dari tokoh-tokoh penting seperti mantan bos Ferrari, Luca Di Montezemolo, hingga Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini, yang merasa mobil listrik ini kehilangan ‘ruh’ Ferrari yang identik dengan mesin buas dan desain emosional. Reaksi negatif ini bahkan sempat membuat saham Ferrari anjlok sekitar 8 persen di bursa Milan, dipicu oleh apa yang disebut analis sebagai ‘design hate’.

COLLABMEDIANET

Di tengah spekulasi, sempat beredar rumor bahwa pembelian Luce EV merupakan ‘uji loyalitas merek’, di mana pembeli akan mendapatkan akses lebih cepat ke model-model eksklusif Ferrari lainnya. Namun, rumor tersebut secara tegas dibantah oleh kepala pemasaran Ferrari, seperti yang dikutip dari The Drive, menegaskan bahwa Luce EV berdiri sendiri sebagai penawaran produk.

Terlepas dari kontroversi awal, penjualan kilat Luce EV di Tiongkok menjadi bukti nyata bahwa Ferrari memiliki daya tahan dan kemampuan adaptasi yang kuat, bahkan di pasar yang paling menantang sekalipun. Ini juga menunjukkan bahwa meskipun ada pergeseran paradigma menuju elektrifikasi, pesona dan eksklusivitas merek Ferrari tetap menjadi magnet bagi para kolektor dan penggemar otomotif global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar