VW Blak-blakan Soal Mobil Listrik

VW Blak-blakan Soal Mobil Listrik

Cerita.co.id – Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen (VW), melontarkan kritik pedas terhadap pendekatan global dalam mempromosikan kendaraan listrik (EV). Alih-alih fokus pada keunggulan teknologi baru, VW menilai kampanye saat ini terlalu sering menggembar-gembor pembatasan atau bahkan pelarangan mobil bermesin pembakaran internal (ICE) sebagai kunci peningkatan penjualan EV.

Martin Sander, anggota Dewan Direksi Pemasaran dan Purna Jual VW, secara terang-terangan mengungkapkan kekesalannya. "Inilah mengapa saya membenci diskusi tentang larangan mobil ICE di masa depan," ujarnya, seperti dikutip Cerita.co.id dari Carscoops. Menurut Sander, narasi yang terus-menerus menyoroti ‘kapan mobil bensin tidak boleh lagi dijual’ justru kontraproduktif. Bagaimana bisa meyakinkan konsumen tentang teknologi baru jika yang dibicarakan hanyalah tentang penghapusan kendaraan yang telah menjadi bagian hidup mereka selama puluhan tahun?

VW Blak-blakan Soal Mobil Listrik
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sander percaya bahwa daya tarik kendaraan listrik akan meningkat secara alami seiring waktu, asalkan hambatan-hambatan utama kepemilikan dapat diatasi. "Mari kita bicarakan apa yang perlu kita lakukan untuk benar-benar meyakinkan pelanggan: infrastruktur pengisian daya; bicarakan secara positif tentang keunggulan kendaraan listrik, dan mungkin lakukan sesuatu terkait harga energi," tegasnya. Pendekatan ini, menurut VW, jauh lebih bijak daripada sekadar membatasi pilihan konsumen.

COLLABMEDIANET

Kritik VW ini muncul di tengah gelombang kebijakan ‘ICE Bans’ yang diterapkan berbagai negara. Britania Raya, misalnya, berencana melarang total penjualan mobil bensin pada 2030, diikuti Singapura pada 2040, dan Jepang pada 2035. Langkah-langkah ini seringkali dipandang sebagai upaya mempercepat transisi menuju era kendaraan nol emisi.

Meski demikian, Sander tidak menampik bahwa masa depan industri otomotif memang mengarah pada dominasi kendaraan listrik. Ia memprediksi bahwa populasi kendaraan konvensional akan menyusut drastis, dengan penjualan mobil bensin kemungkinan hanya tersisa "tiga, empat atau lima persen pada 2035". Ini menunjukkan keyakinan VW bahwa perubahan akan terjadi secara evolusioner, bukan semata-mata karena paksaan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar