Cerita.co.id, TOKYO – Jepang, yang dikenal sebagai benteng industri otomotif dunia, kini menjadi medan pertempuran sengit. Dua raksasa mobil listrik (EV), Tesla dari Amerika Serikat dan BYD dari Tiongkok, melancarkan serangan besar-besaran ke pasar yang selama ini didominasi oleh Toyota, Honda, dan Nissan.
Alih-alih hanya mengandalkan teknologi canggih, Tesla dan BYD memilih strategi "invasi" fisik. Keduanya agresif membuka ratusan diler dan toko baru di seluruh Jepang. Langkah ini bertujuan menaklukkan hati konsumen Jepang yang dikenal protektif dan sulit ditaklukkan. Pertarungan sengit ini mengancam dominasi para produsen lokal di kandang sendiri.
Tesla, yang sebelumnya mengandalkan penjualan online, kini mengubah strategi total. Mereka menyadari pentingnya kehadiran fisik untuk meyakinkan konsumen Jepang. Buktinya, Tesla berencana menambah jumlah gerai dari 23 menjadi 30 hingga akhir tahun 2025.

Related Post









Tinggalkan komentar