SUV Bintang Lima Terbakar Investigasi Dimulai

Dana Sulistiyo

SUV Bintang Lima Terbakar Investigasi Dimulai

Cerita.co.id – Sebuah insiden dramatis mengguncang Tol Jagorawi, tepatnya di KM 31 arah Jakarta, ketika sebuah SUV Jetour T2 ludes dilalap api usai terlibat kecelakaan dengan kendaraan BMW. Peristiwa ini sontak menjadi sorotan, mengingat reputasi Jetour T2 yang mengantongi predikat keselamatan bintang lima dari ASEAN NCAP. Dua korban dilaporkan mengalami luka ringan dalam kejadian nahas tersebut.

Data dari uji tabrak ASEAN NCAP mengonfirmasi bahwa Jetour T2 memang bukan kendaraan sembarangan dalam hal keamanan. SUV ini berhasil meraup lima bintang penuh dengan total skor impresif 86,50 poin. Pencapaian ini ditopang oleh performa unggul di berbagai kategori: Perlindungan Penumpang Dewasa (Adult Occupant Protection/AOP) dengan 37,17 poin, Perlindungan Penumpang Anak (Child Occupant Protection/COP) 15,94 poin, Bantuan Keselamatan (Safety Assist/SA) 17,14 poin, serta Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (Motorcyclist Safety/MS) 16,25 poin.

SUV Bintang Lima Terbakar Investigasi Dimulai
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kekuatan Jetour T2 juga terbukti dari aspek keselamatan pasifnya. Dengan rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm per derajat, bodi kendaraan ini memerlukan gaya setara 2 ton untuk dapat diputar satu derajat saja. Fondasi kokoh ini diperkuat dengan penggunaan 80% baja berkekuatan tinggi (high strength steel) pada struktur bodi, yang dirancang khusus untuk mengendalikan deformasi saat benturan dan mendistribusikan energi tumbukan secara efektif, demi melindungi penghuni kabin.

COLLABMEDIANET

Menanggapi insiden tersebut, PT Jetour Sales Indonesia melalui Presiden Direktur Peter Zhang menyatakan pihaknya tidak tinggal diam. "Hingga saat ini, penyebab teknis dan kronologi lengkap kejadian masih dalam proses investigasi lebih lanjut. Jetour Indonesia akan menyampaikan hasilnya setelah proses penanganan dan investigasi dinyatakan selesai," terang Zhang dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan kondisi kesehatan para korban yang terlibat. "Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama Jetour Indonesia. Individu-individu terkait telah mendapatkan penanganan medis dan kami terus memantau perkembangannya," lanjutnya. Jetour Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan pihak berwajib dan instansi terkait guna menjamin transparansi dan verifikasi informasi sesuai standar global.

Sementara itu, Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, memberikan gambaran awal kronologi kecelakaan. Menurutnya, insiden bermula ketika kendaraan BMW mencoba menyalip Jetour T2 dari bahu kiri jalan. Manuver tersebut berujung pada tabrakan dengan bagian kanan Jetour T2, yang kemudian menyebabkan SUV tersebut terpental menghantam pembatas jalan (guardrail) sebelum akhirnya terbakar hebat.

Kedua korban, sopir dan penumpang Jetour T2, dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Proses investigasi masih terus berjalan untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang menimbulkan pertanyaan besar tentang ketahanan kendaraan di tengah klaim keselamatan yang tinggi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar