RON 95 Cuma Rp 8 Ribu Jatah Naik

RON 95 Cuma Rp 8 Ribu Jatah Naik

Cerita.co.id – Kabar gembira datang dari negeri jiran, Malaysia. Pemerintah setempat kembali membuat warganya tersenyum lebar dengan kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang menggiurkan. Harga bensin RON 95 di Malaysia, yang sudah jauh lebih murah dibandingkan Pertalite RON 90 di Indonesia, kini kuota jatahnya diperluas.

Menurut laporan dari media lokal Malaysia yang dihimpun Cerita.co.id, Perdana Menteri Anwar Ibrahim secara resmi mengumumkan peningkatan kuota bulanan BBM bersubsidi Budi Madani RON 95 (Budi95). Mulai 1 September 2026, jatah subsidi yang sebelumnya dibatasi 200 liter per individu, akan ditingkatkan menjadi 300 liter.

RON 95 Cuma Rp 8 Ribu Jatah Naik
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pengumuman krusial ini disampaikan langsung oleh PM Anwar Ibrahim dalam pidato Hari Kemerdekaan, menegaskan komitmen pemerintah untuk meringankan beban biaya hidup masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan bakar global. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan stabilitas ekonomi rumah tangga tetap terjaga.

COLLABMEDIANET

Peningkatan kuota ini sejatinya merupakan pengembalian ke pengaturan awal. Skema subsidi Budi95 yang pertama kali diluncurkan pada September 2025 memang menetapkan kuota bulanan sebesar 300 liter. Namun, demi optimalisasi penyaluran dan pencegahan penyalahgunaan BBM bersubsidi, pemerintah sempat memangkasnya menjadi 200 liter mulai 1 April 2026. Kini, jatah tersebut dikembalikan penuh, memberikan kelegaan bagi jutaan pengguna.

Dengan program subsidi ini, bensin RON 95 di Malaysia dijual seharga 1,99 ringgit per liter, atau setara dengan Rp 8.767 (dengan kurs 1 ringgit = Rp 4.405). Angka ini terpaut jauh lebih rendah dibandingkan harga Pertalite RON 90 di Indonesia yang dibanderol Rp 10.000 per liter. Diperkirakan sekitar 16 juta pengguna program Budi95 akan merasakan dampak positif dari pemulihan kuota ini.

Tak hanya bensin, pemerintah Malaysia juga menerapkan subsidi untuk BBM jenis diesel melalui program Budi Madani Diesel. Pengguna truk pikap dan jip yang memenuhi syarat berhak mendapatkan jatah 400 liter per bulan. Skema Budi Madani Diesel, yang diperkenalkan pada Juli lalu, menetapkan harga solar bersubsidi B10/B15 sebesar 2,10 ringgit per liter, atau sekitar Rp 9.251 bagi warga negara Malaysia.

Untuk dapat menikmati subsidi RON 95, warga Malaysia harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah di bawah program Budi95. Apabila penggunaan melebihi kuota bulanan yang ditetapkan, pengguna wajib membayar dengan harga non-subsidi yang berlaku. Harga non-subsidi untuk RON 95 adalah 3,82 ringgit (Rp 16.829) per liter, sementara untuk diesel B10/B15 mencapai 4,72 ringgit (Rp 20.794) per liter.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar