Robot Manusia Chery Harga Mengejutkan

Cerita.co.id – Setelah kerap menjadi pusat perhatian di berbagai pameran teknologi dan otomotif, robot humanoid canggih besutan AiMoga, anak perusahaan raksasa otomotif Chery, akhirnya resmi memasuki fase penjualan massal. Kabar mengejutkan datang dari banderol harganya yang jauh di bawah perkiraan banyak pihak, bahkan tak menyentuh angka satu miliar rupiah.

Dilansir dari Carnewschina, robot berwujud manusia ini diberi nama Mornine M1. Penjualan perdana dibuka secara daring melalui toko resmi ‘AiMoga Intelligent Robot’ di platform e-commerce JD.com mulai bulan ini. Mornine M1 ditawarkan dengan harga 285.800 yuan, atau setara dengan sekitar Rp 716 jutaan. Unit pertama dijadwalkan mulai tersedia dan dikirimkan kepada pembeli pada akhir bulan depan. Selain robot humanoid, AiMoga juga memperkenalkan robot anjing Argos X1 yang dibanderol 15.800 yuan atau sekitar Rp 39 jutaan.

Robot Manusia Chery Harga Mengejutkan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Mornine M1 dirancang sebagai robot berukuran penuh dengan tinggi 167 cm dan bobot 70 kg. Kemampuan geraknya sangat fleksibel berkat 40 derajat kebebasan di seluruh tubuhnya. Robot ini mampu melangkah dengan kecepatan hingga 1 meter per detik dan sanggup membawa beban hingga 1,5 kg pada ujung lengannya. Sumber dayanya berasal dari baterai berkapasitas 0,7 kWh yang memungkinkan operasi selama dua jam dalam kondisi penuh. Untuk mendukung navigasi dan interaksi yang presisi, M1 dilengkapi sensor canggih meliputi 3D LiDAR, dua kamera depth, satu kamera wide-angle, serta empat radar ultrasonik.

COLLABMEDIANET

Fungsi Mornine M1 sangat beragam, mulai dari operasi dua tangan yang kompleks, kemampuan membuka pintu mobil secara otomatis, hingga pengoperasian jarak jauh melalui teknologi Virtual Reality (VR). Robot ini diproyeksikan untuk berbagai kebutuhan komersial dan pelayanan, seperti asisten penjualan, resepsionis, hingga mendukung program pelatihan khusus di berbagai sektor.

Tak hanya mengandalkan penjualan daring, AiMoga juga agresif membangun jaringan distribusi offline. Mereka menyiapkan skema penjualan yang fleksibel, termasuk opsi leasing dan cicilan. Strategi ini juga memanfaatkan jaringan dealer mobil Chery yang luas, mengintegrasikan konsep toko khusus, dealer 4S, dan experience store di pusat perbelanjaan.

Langkah Chery ini mencerminkan tren industri otomotif global yang semakin merambah sektor robotika. Adanya kemiripan teknologi fundamental antara kendaraan listrik dan robot menjadi pendorong utama bagi banyak pabrikan untuk melihat peluang baru di bidang ini. Laporan dari TrendForce bahkan memprediksi bahwa industri robot humanoid global akan memasuki fase komersialisasi signifikan pada paruh kedua tahun 2026. China diproyeksikan menjadi pemain dominan, dengan lonjakan produksi hingga 94% secara tahunan. Beberapa nama seperti Unitree Robotics dan Zhiyuan Robotics disebut-sebut akan menguasai sebagian besar pangsa pasar.

Dengan harga yang kini mulai "masuk akal" untuk sebuah teknologi sekompleks ini, robot humanoid seperti Mornine M1 bukan lagi sekadar konsep futuristis dalam film fiksi ilmiah. Kehadirannya menandai era baru di mana asisten robotik berpotensi menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari kita di masa depan yang tidak terlalu jauh.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar