Sumber Cerita.co.id memberitakan sebuah keputusan mengejutkan dari Porsche. Produsen mobil sport mewah asal Jerman ini secara resmi membatalkan rencana pembangunan pabrik baterai sendiri. Keputusan ini diambil meskipun penjualan mobil listrik mereka tengah meroket.
Ironisnya, Porsche justru mengalami peningkatan penjualan mobil listrik dan hybrid yang signifikan pada semester pertama tahun 2025. Angka penjualan menunjukkan 36% dari total penjualan global berasal dari kendaraan listrik dan hybrid. SUV Macan listrik bahkan mencapai angka penjualan hampir 26.000 unit, mendominasi 60% penjualan model tersebut. Taycan, sedan listrik andalan Porsche, juga mencatatkan peningkatan penjualan hingga 31% di pasar Amerika Serikat.

Namun, di balik kesuksesan penjualan tersebut, Porsche menilai produksi baterai sendiri tidaklah efisien dan tidak mampu memenuhi skala produksi yang dibutuhkan. Dengan kata lain, Porsche memilih untuk fokus pada keahlian inti mereka, yakni merancang dan memproduksi mobil-mobil berperforma tinggi, sementara menyerahkan produksi baterai kepada para pemasok. Langkah ini menunjukkan perhitungan bisnis yang cermat di tengah persaingan ketat industri otomotif listrik.

Related Post









Tinggalkan komentar