Cerita.co.id – Mobil dinas kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine yang digunakan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto sempat menjadi sorotan publik setelah ia mengungkapkan adanya masalah kebocoran atap dan suara bising. PT Pindad, sebagai produsen, kini angkat bicara dan menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada awal masa penggunaan serta telah tuntas diperbaiki.
Dalam sebuah kesempatan, Prabowo Subianto membagikan pengalamannya saat atap mobil Maung kepresidenan itu mengalami kebocoran. Ia bercerita, ketika sedang beristirahat di dalam mobil di tengah hujan deras, tiba-tiba terdengar suara ‘tek tek tek’ yang ternyata berasal dari tetesan air. "Ya namanya baru," ujarnya, "saya kirim kembali lah, ini kan buatan Pindad. Saya bilang, tolonglah bocornya dikurangi."
Tak hanya itu, kendaraan buatan dalam negeri ini juga sempat menimbulkan bunyi-bunyi berisik seperti ‘bottoming’ atau ‘gledak gledak’ saat melintasi jalur pegunungan. Meski demikian, Prabowo menegaskan komitmennya, "Demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini."

Related Post
Menanggapi pernyataan tersebut, PT Pindad melalui akun Instagram resminya, Jumat (12/6/2026), memberikan klarifikasi. Pihak Pindad menjelaskan bahwa insiden kebocoran pada MV3 Garuda Limousine memang terjadi pada fase awal penggunaan unit. "Setelah menerima masukan dan evaluasi, tim teknis Pindad segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh yang dilakukan dengan tepat dan cepat sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi secara optimal sesuai standar yang ditetapkan," demikian pernyataan Pindad.
Pindad lebih lanjut membeberkan detail di balik insiden tersebut. Awalnya, mobil kepresidenan MV3 Garuda Limousine dirancang dengan konfigurasi antipeluru penuh dan tidak dilengkapi fitur sunroof. Namun, kebutuhan mendesak muncul hanya tiga hari menjelang pelantikan Presiden untuk menambahkan fitur sunroof. Penambahan ini bertujuan agar Presiden RI dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan kenegaraan, yang kemudian menjadi pemicu awal masalah kebocoran. Pindad menegaskan bahwa permasalahan tersebut kini telah teratasi sepenuhnya.









Tinggalkan komentar