Pabrik Motor China Disorot DPR Wajib Lokal

Dana Sulistiyo

Pabrik Motor China Disorot DPR Wajib Lokal

Cerita.co.id melaporkan bahwa industri otomotif nasional kembali menjadi sorotan dengan beroperasinya pabrik QJMotor, produsen sepeda motor asal China, di Cikarang, Jawa Barat. Kehadiran fasilitas produksi ini segera menarik perhatian Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, yang melakukan kunjungan kerja untuk memastikan komitmen investasi selaras dengan kepentingan nasional, khususnya dalam hal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Standar Nasional Indonesia (SNI), dan penyerapan tenaga kerja lokal.

Dalam tinjauannya, Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Pertaonan Dulay, secara tegas menyoroti urgensi implementasi TKDN. Menurutnya, TKDN bukan sekadar regulasi, melainkan pilar fundamental untuk mewujudkan kemandirian industri otomotif Indonesia yang berkelanjutan. "Setiap investasi di sektor manufaktur harus mampu memberikan nilai tambah signifikan bagi perekonomian domestik, dan itu hanya bisa dicapai melalui penerapan TKDN yang terukur dan bertahap," tegas Saleh, seperti dikutip Cerita.co.id dari keterangan resmi.

Pabrik Motor China Disorot DPR Wajib Lokal
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi desakan tersebut, pihak QJMotor Manufacture Indonesia menyatakan bahwa peningkatan TKDN telah menjadi bagian integral dari peta jalan strategis perusahaan. Mereka berkomitmen untuk mengimplementasikannya secara bertahap, seiring dengan penguatan kapasitas produksi dan pengembangan ekosistem rantai pasok lokal.

COLLABMEDIANET

Selain TKDN, QJMotor juga menegaskan komitmennya terhadap investasi jangka panjang di Indonesia, yang diwujudkan melalui prioritas penyerapan tenaga kerja dari masyarakat setempat. Lebih jauh, perusahaan berencana untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal di sektor otomotif melalui program transfer pengetahuan langsung dari pusat QJMotor di China, memastikan adanya peningkatan keahlian dan kapasitas teknis.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menambahkan pentingnya kepatuhan terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI). Menurut Evita, SNI adalah garda terdepan untuk menjamin kualitas produk dan melindungi konsumen. "SNI bukan sekadar aturan, melainkan alat vital untuk menjaga dan meningkatkan daya saing serta kualitas produk industri dalam negeri," jelas Evita.

Pabrik QJMotor di Cikarang sendiri memiliki kapasitas produksi yang cukup besar, mencapai 150.000 unit per tahun. Sebagai langkah awal, fasilitas ini akan berfokus pada produksi sepeda motor dengan kubikasi mesin 250 cc, menyasar segmen pasar yang sedang berkembang di Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar