Cerita.co.id melaporkan, perhatian publik di Kalimantan Tengah baru-baru ini tertuju pada Aisyah Thisia, istri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Hal ini menyusul ramainya ucapan ulang tahun untuknya yang diunggah oleh akun media sosial resmi sejumlah dinas di tengah krisis kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang parah melanda provinsi tersebut.
Unggahan yang menyebut "Selamat ulang tahun ke-27 Ibu Aisyah Thisia" tersebut sontak memicu gelombang kritik dari warganet. Banyak pihak menilai waktu pengunggahan tersebut sangat tidak etis dan tidak sensitif, mengingat Kalteng sedang berjibaku dengan bencana Karhutla yang menyebabkan kabut asap pekat dan meresahkan masyarakat. Unggahan kontroversial itu kini telah dihapus dari platform media sosial.
Kontroversi ini secara tak terhindarkan turut menyeret perhatian publik pada harta kekayaan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 31 Maret 2026, total aset yang dimiliki Agustiar Sabran mencapai angka fantastis, lebih dari Rp 164 miliar.

Related Post
Salah satu aspek yang menarik perhatian dari laporan kekayaan tersebut adalah koleksi kendaraan di garasinya. Tercatat dua unit mobil mewah dengan total nilai mencapai Rp 3.645.500.000. Kendaraan tersebut meliputi:
- Sebuah Lexus LX570 produksi tahun 2016, yang dilaporkan sebagai hasil perolehan sendiri, dengan nilai Rp 2.371.500.000.
- Satu unit Jeep Gladiator Rubicon 3.6 Double Cabin tahun 2020, juga hasil perolehan sendiri, senilai Rp 1.274.000.000.
Menariknya, nilai aset transportasi ini menjadi bagian terkecil kedua dari total kekayaan Gubernur, hanya sedikit di atas harta bergerak lainnya yang tercatat Rp 424,93 juta. Mayoritas kekayaan Agustiar Sabran justru tersebar di aset-aset lain yang nilainya jauh lebih besar. Misalnya, aset tanah dan bangunan mencapai Rp 11,5 miliar, harta lainnya senilai Rp 37.872.300.000, dan yang paling dominan adalah kas dan setara kas yang menembus angka Rp 110.073.809.340.
Sorotan terhadap gaya hidup dan kekayaan pejabat publik, terutama di tengah kondisi darurat seperti Karhutla, menjadi cerminan ekspektasi masyarakat akan transparansi dan empati dari para pemimpinnya.









Tinggalkan komentar