MAXI Yamaha Jelajah Nusantara Tuntas

MAXI Yamaha Jelajah Nusantara Tuntas

Cerita.co.id melaporkan, sebuah ekspedisi monumental bertajuk MAXI Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 telah resmi mengakhiri perjalanannya yang epik. Selama sembilan etape yang menantang, para peserta berhasil menaklukkan lebih dari 3.300 kilometer, melintasi beragam lanskap dari ujung barat hingga timur Indonesia. Menggunakan jajaran skutik premium MAXI Yamaha, tur ini menjelajahi 36 kota dan kabupaten di enam pulau besar: Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi.

Perjalanan panjang ini bukan sekadar menguji ketangguhan dan kenyamanan skutik MAXI Yamaha di beragam medan, melainkan juga menjadi ajang eksplorasi kekayaan destinasi wisata, budaya, sejarah, serta kehidupan masyarakat lokal. Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, menegaskan bahwa MTBN bertujuan memperkuat citra MAXI Yamaha sebagai ‘Raja Touring’. "Performa dan durabilitas yang mumpuni, didukung fitur unggulan, sangat mendukung perjalanan jarak jauh," ujarnya. Rifki juga menambahkan, ekspedisi ini merupakan upaya Yamaha untuk mengangkat potensi pariwisata dan budaya daerah, demi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

MAXI Yamaha Jelajah Nusantara Tuntas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Antusiasme luar biasa yang ditemui di sepanjang perjalanan membuktikan pertumbuhan komunitas MAXI Yamaha yang semakin solid dan tersebar luas di seluruh penjuru Tanah Air, bahkan setelah lebih dari satu dekade kehadirannya. Setiap wilayah menawarkan karakter perjalanan unik, mulai dari medan jalan, lanskap alam, kekayaan budaya, hingga interaksi hangat dengan masyarakat. Keberagaman inilah yang menjadikan setiap etape penuh cerita dan pengalaman eksplorasi tak terlupakan.

COLLABMEDIANET

Dari Barat ke Timur: Kisah Petualangan Tak Terlupakan

Petualangan dimulai dari Etape 1: Eksotisme Danau Toba, Sumatera Utara. Peserta menyusuri Balige, Pulau Samosir, hingga perkampungan adat Batak, menaklukkan jalur menanjak, menurun, dan berkelok, sembari menyelami budaya Batak yang lestari.

Berlanjut ke Etape 2: Merapah Bumi Rafflesia, Bengkulu. Eksplorasi alam dataran tinggi hingga pesisir seperti Sungai Trokon dan Kebun Teh Kepahiang berpadu dengan napak tilas sejarah di Rumah Fatmawati dan Rumah Pengasingan Bung Karno, menawarkan perpaduan unik alam dan sejarah.

Di Etape 3: Pengembaraan di Gerbang Pulau Sumatera, Lampung Selatan menyuguhkan panorama pesisir berpasir putih dan Gunung Rajabasa yang ikonik. Perjalanan ke Pulau Pahawang untuk snorkeling dan misi CSR penanaman mangrove bersama Journalist MAX Community (JMC) menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Memasuki Pulau Jawa, Etape 4: Harmoni Alam dan Budaya Tatar Sunda membawa rombongan menjelajahi Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, hingga Cirebon. Jalur Cijapati, Kampung Naga, terasering Panyaweuyan, dan Keraton Kasepuhan menawarkan kombinasi rute pegunungan, pedesaan, dan perkotaan yang komplet.

Etape 5: Susur Jalur Selatan Menuju Teluk Pacitan melanjutkan eksplorasi Jawa dari Yogyakarta menuju Pacitan, Jawa Timur. Peserta melintasi beragam lanskap hingga pesisir selatan yang memukau. Pantai Srau, Tanjung Klayar, dan susur Sungai Maron dengan kapal nelayan menjadi daya tarik utama, memperlihatkan keindahan alam karst dan pantai.

Setelah Jawa, Etape 6: Dari Kaldera Batur hingga Pesisir Amed di Bali menyuguhkan eksplorasi Kintamani dan Danau Batur, dilanjutkan dengan perjalanan pesisir menuju Pantai Amed di Bali Timur, menawarkan kontras alam pegunungan dan laut yang eksotis.

Etape 7: Eksplorasi 360 Derajat Mengelilingi Pulau Lombok membawa peserta mengunjungi Desa Adat Sade, Pertamina Mandalika International Circuit, kawasan Gunung Rinjani, hingga Pantai Senggigi dengan kegiatan pelepasan tukik, serta keindahan Mekaki Hills dan Bukit Sekotong. Rute yang beragam ini menjadikan Lombok salah satu etape paling komplet.

Di Kalimantan, Etape 8: Petualangan di Rimba Kalimantan mengusung tema Explore Borneo. Peserta dari Sampit ke Pangkalan Bun menyusuri Taman Nasional Tanjung Puting dengan kelotok untuk mengenal upaya konservasi orangutan. Interaksi hangat dengan komunitas MAXI Yamaha lokal di tepi Sungai Arut menambah keistimewaan perjalanan.

Puncak perjalanan di Etape 9: Puncak Perjalanan di Negeri Para Raja, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, menempuh sekitar 800 km selama empat hari. Medan pegunungan yang menantang, tanjakan, turunan, dan tikungan tajam, berpadu dengan destinasi ikonik seperti Buntu Burake, Negeri di Atas Awan Lolai, Kete Kesu, dan Lembah Ollon, dengan panorama alam yang tiada duanya, menjadi penutup yang tak terlupakan bagi perjalanan panjang MTBN 2026.

Berakhirnya perjalanan di Tana Toraja menandai suksesnya MTBN 2026 yang telah menorehkan ribuan kilometer kisah inspiratif. Yamaha menegaskan semangatnya sebagai ‘KANDO’ Creating Company, menghadirkan pengalaman berkendara dan aktivitas yang selaras dengan gaya hidup serta minat konsumen.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar