Cerita.co.id – Persaingan sengit diprediksi akan mewarnai gelaran MotoGP Mandalika 2026 yang akan berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menjelang balapan yang sangat dinantikan ini, salah satu bintang utama MotoGP, Marc Marquez, melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai karakteristik lintasan di Indonesia tersebut. Pembalap berjuluk The Baby Alien ini menilai bahwa Sirkuit Mandalika memiliki karakteristik yang jauh lebih menguntungkan bagi para pembalap yang menggunakan motor Aprilia.
Pernyataan Marquez ini muncul di tengah upaya dirinya untuk memutus rantai rekor buruk saat berkompetisi di tanah air. Berdasarkan catatan sejarahnya, Marquez mengaku memiliki kenangan yang kurang menyenangkan di sirkuit ini, terutama karena ia belum pernah merasakan manisnya finis di sesi balapan utama Mandalika. Alih-alih mematok target kemenangan yang muluk, Marquez memilih untuk bersikap realistis.
"Target saya kali ini adalah memberikan performa terbaik yang saya miliki," ungkap Marquez dalam sesi konferensi pers terbaru. Ia juga menambahkan pengamatannya mengenai teknis lintasan, "Tentunya, sirkuit ini terasa lebih cocok untuk karakter pembalap dan performa motor Aprilia."

Related Post
Prediksi Marquez ini seolah menjadi sinyal bahaya bagi para pesaing lainnya, mengingat posisi Marquez dalam klasemen sedang sangat kompetitif. Setelah berhasil meraih kemenangan krusial di Jepang, selisih poin antara Marquez dengan Jorge Martin kini hanya terpaut tipis, yakni dua poin saja. Kegagalan di Mandalika bisa menjadi titik balik yang krusial dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
Menariknya, keyakinan bahwa Aprilia akan mendominasi Mandalika bukan hanya datang dari Marquez. Pembalap Aprilia, Luca Marini, juga memberikan sinyal optimisme yang serupa. Meski ia mengakui bahwa persaingan tahun ini jauh lebih ketat dibandingkan tahun lalu karena perkembangan pesat tim-tim lain, Marini merasa keempat pembalap Aprilia akan tampil sangat kompetitif di lintasan ini.
"Tahun lalu saya masih bisa bertarung memperebutkan podium. Namun tahun ini, melihat perkembangan pesaing, target masuk tujuh besar saja sudah akan menjadi hasil yang sangat fantastis bagi kami," ujar Marini. Ia bahkan dengan percaya diri menyebut bahwa sirkuit favoritnya ini bisa menjadi panggung di mana motor Aprilia sulit untuk dikalahkan.
Di sisi lain, pihak Ducati tampak lebih tenang menghadapi situasi ini. Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, memberikan tanggapan santai terkait potensi kegagalan Marquez dalam meraih poin maksimal di Indonesia. Menurutnya, kehilangan sedikit poin bukanlah akhir dari segalanya dalam sebuah musim panjang.
"Saya rasa jika kehilangan 10 atau 12 poin, itu bukan sesuatu yang buruk dalam konteks persaingan musim ini," tutur Tardozzi.
Aksi adu kecepatan para pembalap kelas dunia ini dijadwalkan akan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026. Apakah prediksi Marquez tentang dominasi Aprilia akan terbukti, ataukah ia mampu mematahkan kutukan buruknya di Mandalika? Seluruh mata dunia akan tertuju pada lintasan indah di pesisir Lombok tersebut.






Tinggalkan komentar