Jutaan Pemudik Bensin Cukup

Dana Sulistiyo

Jutaan Pemudik Bensin Cukup

Cerita.co.id, menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026, jutaan warga Indonesia bersiap melaksanakan tradisi mudik. Dengan proyeksi 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan, kekhawatiran sempat mencuat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama di tengah gejolak konflik global yang memengaruhi pasokan energi. Namun, pemerintah melalui Kementerian ESDM dan Pertamina, memberikan jaminan bahwa stok BBM nasional sangat aman, khususnya bagi mayoritas pemudik yang memilih jalur darat menggunakan kendaraan pribadi.

Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Baketrans) memperkirakan bahwa mobil pribadi masih menjadi moda transportasi favorit. Sebanyak 76,24 juta orang, atau sekitar 52,98 persen dari total pemudik, diprediksi akan mengandalkan kendaraan roda empat mereka untuk pulang kampung. Angka ini memicu pertanyaan besar: apakah stok bensin akan mencukupi bagi puluhan juta kendaraan ini?

Jutaan Pemudik Bensin Cukup
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menegaskan bahwa cadangan BBM non-subsidi seperti Pertamax (RON 92) saat ini berada di level 29-30 hari. Sementara itu, untuk Pertamina Dex, ketahanan stok bahkan mencapai 45 hari. "Cadangan BBM non-subsidi, termasuk Avtur, jauh di atas standar yang ditetapkan," ujar Yuliot, menepis kekhawatiran publik.

COLLABMEDIANET

Meskipun konsumsi harian BBM jenis bensin diperkirakan akan melonjak hingga 12 persen selama periode mudik, Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan & Idulfitri 2026, Erika Retnowati, memastikan bahwa kondisi ketahanan stok BBM secara umum tetap aman, baik untuk gasoline, gasoil, kerosene, maupun avtur. Untuk menjamin kelancaran pasokan, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina (Persero) telah menyiagakan 125 terminal BBM, 7.888 SPBU, dan 72 DPPU. Fasilitas tambahan juga disiapkan di wilayah-wilayah dengan permintaan BBM tertinggi guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

Baketrans memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada H-3, yakni Rabu, 18 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan jatuh pada H+6, atau Jumat, 27 Maret 2026.

Data Baketrans juga menunjukkan bahwa lima provinsi asal pemudik terbanyak adalah Jawa Barat (30,97 juta), DKI Jakarta (19,93 juta), Jawa Timur (17,2 juta), Jawa Tengah (16,57 juta), dan Banten (11,17 juta). Adapun tujuan favorit para pemudik didominasi oleh Jawa Tengah (38,71 juta), Jawa Timur (27,29 juta), Jawa Barat (25,09 juta), DI Yogyakarta (8,20 juta), dan Sulawesi Selatan (5,36 juta). Dengan persiapan matang dari sektor energi, jutaan pemudik diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lancar dan aman.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar