Cerita.co.id – Kijang Innova Reborn Diesel, sebuah nama yang tak asing lagi di jalanan Indonesia, terus menunjukkan pesonanya di tengah gempuran model-model terbaru. Meskipun Toyota telah meluncurkan Innova Zenix sebagai penerusnya, varian diesel Reborn tetap menjadi primadona di hati sebagian konsumen. Bagi para pemilik atau calon pembeli MPV legendaris ini, pertanyaan seputar biaya perawatan rutin tentu menjadi perhatian utama.
Dengan harga jual di kisaran Rp 400 jutaan, Kijang Innova Reborn Diesel masih banyak dicari, membuktikan bahwa daya tariknya belum pudar di mata konsumen Indonesia. Namun, seperti halnya kendaraan lain, perawatan berkala adalah kunci untuk menjaga performa dan durabilitasnya. Lantas, berapa estimasi biaya yang harus disiapkan untuk servis rutin Innova Reborn Diesel?
Kabar baiknya, bagi pemilik Kijang Innova Reborn yang membeli unit baru sejak Juli 2022, Toyota menyediakan program T-Care. Program ini membebaskan biaya jasa dan suku cadang untuk servis pertama hingga ketujuh, atau setara dengan 3 tahun pemakaian atau 60.000 km, mana yang tercapai lebih dulu. Ini tentu menjadi nilai tambah yang signifikan bagi pemilik baru, memberikan ketenangan pikiran di awal kepemilikan.

Related Post
Namun, setelah periode T-Care berakhir, yakni mulai servis ke-8, barulah pemilik akan dikenakan biaya perawatan rutin. Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun Cerita.co.id dari laman Toyota Astra Motor, rincian estimasi biaya servis Kijang Innova Reborn Diesel mulai berlaku setelah servis ketujuh. Biaya ini dibedakan berdasarkan jenis transmisi yang dipilih, yakni manual dan matic, dengan komponen dan jasa yang disesuaikan. Penting untuk diingat bahwa angka-angka ini bersifat estimasi dan tidak mengikat, sebab biaya dapat berubah jika ada penggantian komponen di luar jadwal atau kebutuhan servis tambahan yang ditemukan saat pemeriksaan. Untuk rincian angka pastinya, konsumen disarankan untuk merujuk pada daftar harga terbaru di dealer resmi Toyota.
Meskipun telah hadir model yang lebih baru, Toyota Astra Motor (TAM) menegaskan komitmennya untuk tetap memasarkan Kijang Innova Reborn Diesel. Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Jap Ernando Demily, menjelaskan bahwa pesona Innova Reborn tak lekang oleh waktu. "Market share Innova Reborn dan Innova Zenix di keluarga Innova adalah 50:50 alias seimbang," ungkap Ernando belum lama ini.
Ia menambahkan bahwa Innova Reborn masih memiliki diferensiasi kuat dengan opsi mesin diesel, penggerak roda belakang (RWD), dan ground clearance yang tinggi. "Segmen penggemar diesel, yang menyukai ground clearance tinggi, masih cukup besar di Indonesia, tidak hanya di daerah-daerah tetapi juga di kota-kota besar seperti Jakarta," pungkasnya, menjelaskan alasan di balik terus berlanjutnya penjualan model ini.
Dengan segala keunggulannya dan dukungan pasar yang kuat, Kijang Innova Reborn Diesel membuktikan diri sebagai pilihan yang relevan dan tangguh. Memahami estimasi biaya perawatan rutin menjadi langkah bijak bagi setiap pemilik untuk memastikan kendaraan kesayangannya tetap prima dan siap menemani setiap perjalanan.









Tinggalkan komentar