Cerita.co.id – Duka mendalam akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) belum lama ini, menyentuh hati banyak pihak. Tak terkecuali komunitas otomotif Brotherhood Squad Indonesia (BROSQI) yang langsung bergerak cepat, menggelar aksi solidaritas bertajuk "Humanity Tour". Dengan semangat persaudaraan, 49 pengendara motor dari BROSQI menyusuri daratan Flores, membawa misi kemanusiaan dan harapan bagi warga terdampak.
Perjalanan heroik ini berlangsung selama delapan hari, mulai 22 hingga 30 Agustus, di mana 49 unit sepeda motor tangguh menjelajahi setiap jengkal daratan Flores. Rombongan BROSQI memulai ekspedisi dari Labuan Bajo, menyusuri hingga Larantuka, dan kembali lagi ke titik awal, menempuh ribuan kilometer demi menyalurkan uluran tangan.
Dilansir dari siaran resmi yang diterima Cerita.co.id, "Humanity Tour" BROSQI bukan sekadar ajang menyalurkan bantuan logistik. Lebih dari itu, perjalanan ini sarat akan misi sosial yang mendalam, menyambangi panti asuhan, sekolah, rumah ibadah, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat yang membutuhkan di berbagai pelosok Flores.

Related Post
"Kami datang bukan hanya untuk riding dan menikmati Flores. Kami ingin perjalanan ini juga membawa manfaat. Di sepanjang jalur, kami berusaha hadir langsung untuk saudara-saudara yang terdampak gempa, anak-anak di panti asuhan dan sekolah, serta masyarakat yang membutuhkan," ujar juru bicara BROSQI, menegaskan komitmen kuat komunitas mereka. Pernyataan ini mencerminkan keinginan untuk menjadi pelaku perubahan nyata di tengah kesulitan.
Beragam jenis bantuan disalurkan, mulai dari kebutuhan pokok (sembako), pakaian layak pakai, tas dan perlengkapan sekolah, alat tulis kantor (ATK), kebutuhan anak-anak, perlengkapan sehari-hari, obat-obatan, hingga bantuan dana tunai yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing lokasi. Uniknya, rombongan tak segan berhenti di tengah perjalanan saat melihat warga yang membutuhkan, langsung membagikan bantuan yang mereka bawa dengan sepeda motor.
Misi kemanusiaan BROSQI tak berhenti pada penyaluran logistik semata. Mereka juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah sekolah dan panti asuhan, termasuk yang merawat anak-anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas. Di setiap titik kunjungan, anggota BROSQI berinteraksi hangat, memberikan bukan hanya barang atau dana, tetapi juga kebersamaan, perhatian, dan dukungan moral yang tak ternilai harganya.
Aksi nyata Brotherhood Squad Indonesia ini menjadi bukti bahwa semangat solidaritas dan kepedulian mampu menembus batas geografis dan menyentuh hati yang paling dalam. Semoga NTT segera bangkit dan pulih sepenuhnya dari dampak bencana.









Tinggalkan komentar