Laporan Cerita.co.id menyebutkan pasar otomotif nasional tengah menghadapi krisis. Proyeksi penjualan mobil baru tahun ini jauh dari target Gaikindo. Hyundai, salah satu pemain besar di industri ini, justru memprediksi angka penjualan yang jauh lebih rendah.
Gaikindo masih optimis dengan target 900.000 unit penjualan mobil pada 2025. Namun, realita di lapangan berkata lain. Data penjualan Januari-Juli 2025 menunjukkan penurunan drastis 10,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, hanya mencapai 453.390 unit. Artinya, terdapat defisit 48.860 unit.

Hyundai, dengan pandangannya yang lebih pesimis, meramalkan penjualan mobil baru tahun ini hanya akan mencapai 700.000 hingga 750.000 unit. Perbedaan angka yang signifikan ini mengindikasikan adanya masalah serius yang tengah menggerogoti pasar otomotif dalam negeri. Ramalan Hyundai ini seakan menjadi tamparan keras bagi optimisme Gaikindo. Apakah prediksi Hyundai ini akan menjadi kenyataan? Kita tunggu saja perkembangannya.

Related Post









Tinggalkan komentar