Laporan penjualan mobil nasional terbaru dari Cerita.co.id mengungkap realita pahit di balik euforia GIIAS 2025. Meskipun pameran otomotif akbar tersebut berhasil mendongkrak penjualan mobil pada Agustus lalu hingga 61.780 unit – naik tipis 1,5 persen dibanding Juli – kenyataannya angka tersebut hanya sebuah titik terang kecil di tengah penurunan drastis penjualan secara keseluruhan.
Data Gaikindo menunjukkan penurunan penjualan mobil dari pabrik ke diler (wholesales) hingga hampir 19 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Agustus 2024, angka penjualan mencapai 76.302 unit, jauh melampaui capaian Agustus 2025. Kenaikan tipis di bulan Agustus hanya sebuah semboyan sementara, tidak mampu menutupi realitas penurunan yang cukup signifikan sepanjang tahun ini.

Secara keseluruhan, delapan bulan pertama tahun 2025 menunjukkan performa industri otomotif nasional yang kurang menggembirakan. GIIAS 2025, meski berhasil menciptakan suasana optimisme dan menarik perhatian publik, belum mampu membendung arus penurunan penjualan mobil di Indonesia. Tantangan besar masih menunggu industri otomotif nasional untuk bangkit dari kelesuan ini.

Related Post









Tinggalkan komentar