Chile Panik BBM Melambung

Dana Sulistiyo

Chile Panik BBM Melambung

Cerita.co.id – Pemandangan tak biasa menyelimuti jalanan ibu kota Chile, Santiago, pada Rabu (25/3/2026) malam. Ribuan warga berbondong-bondong menyerbu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), menciptakan antrean panjang yang mengular. Mereka berlomba mengisi penuh tangki kendaraan masing-masing sebelum harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak drastis mulai Kamis (26/3) besok, imbas dari krisis minyak global yang semakin memburuk.

Sejak siang hingga malam hari, SPBU di berbagai penjuru Santiago dipadati kendaraan roda empat maupun roda dua. Pemandangan serupa dilaporkan terjadi di kota-kota besar lainnya di Chile, di mana para pengendara rela mengantre berjam-jam. Situasi ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan untuk menghemat pengeluaran di tengah ketidakpastian ekonomi yang membayangi.

Chile Panik BBM Melambung
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kementerian Keuangan Chile telah mengumumkan penyesuaian harga yang signifikan. Harga bensin oktan 93 diperkirakan akan melambung hingga sekitar 30 persen, dengan kenaikan sebesar 370 peso (sekitar 0,41 USD) per liter. Sementara itu, harga solar diproyeksikan melonjak lebih parah, mencapai 60 persen, atau sekitar 580 peso (sekitar 0,63 USD) per liter. Kenaikan drastis ini tentu saja memukul daya beli masyarakat luas.

COLLABMEDIANET

Pemerintah menjelaskan bahwa keputusan pahit ini diambil sebagai respons terhadap tekanan krisis minyak global yang tak terhindarkan. Konflik geopolitik yang memanas di Timur Tengah disebut-sebut sebagai pemicu utama terganggunya pasokan energi dunia, yang kemudian berdampak langsung pada fluktuasi harga komoditas minyak mentah internasional.

Aksi serbuan ke SPBU ini adalah cerminan nyata dari upaya warga untuk meminimalkan dampak kenaikan harga. Dengan mengisi penuh tangki sebelum tarif baru berlaku, mereka berharap bisa sedikit meringankan beban pengeluaran harian, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan. Situasi ini menyoroti kerentanan ekonomi rumah tangga terhadap gejolak harga energi global yang tak terduga.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar