BYD Akui Rival Sejati Bukan Jepang

Dana Sulistiyo

BYD Akui Rival Sejati Bukan Jepang

Cerita.co.id, Beijing – Kancah industri mobil listrik di Tiongkok semakin memanas, dengan persaingan yang mencapai titik intensitas baru. Dalam sebuah pengakuan mengejutkan, Manajer Hubungan Masyarakat Grup BYD, Li Yunfei, menyatakan bahwa rival terberat bagi raksasa otomotif listrik tersebut bukanlah merek-merek Jepang yang mapan, melainkan justru sesama pabrikan asal China.

Dalam wawancara dengan Dongfang Caijing, Li Yunfei menyoroti dinamika unik persaingan ini. Ia mengungkapkan bahwa di masa lalu, beberapa kompetitor kerap meragukan jalur teknologi BYD, namun kemudian mempelajari dan bahkan mencoba menirunya. Pola ini sempat memicu diskusi internal di BYD mengenai efektivitas inovasi berkelanjutan jika pada akhirnya hanya akan ditiru.

BYD Akui Rival Sejati Bukan Jepang
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Namun, perusahaan tersebut mencapai kesimpulan krusial: inovasi harus terus berjalan. Tanpa terobosan orisinal, tidak akan ada yang bisa ditiru oleh pihak lain, sehingga menghambat kemajuan seluruh industri. Filosofi ini menjadi landasan bagi BYD untuk terus mendorong batas-batas teknologi.

COLLABMEDIANET

Li Yunfei kemudian merujuk pada serangkaian rilis teknologi BYD yang membuktikan komitmen tersebut. Salah satunya adalah sistem pengisian daya kilat megawatt yang dijadwalkan meluncur pada paruh pertama tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa di seluruh industri, perusahaan-perusahaan saling berlomba mengejar indikator dan arah teknis baru, dengan kepemimpinan yang bergeser seiring waktu, dan pesaing seringkali menyamai beberapa indikator setelah satu hingga tiga tahun.

Lebih lanjut, Li menunjuk pada beberapa area teknologi di mana BYD telah mengambil posisi pionir, termasuk sistem baterai litium-besi fosfat (LFP), teknologi hibrida plug-in DM, serta motor sinkron magnet permanen. Ia menegaskan bahwa arah pengembangan ini ditetapkan melalui penelitian jangka panjang yang mendalam, bukan sekadar respons terhadap tren pasar jangka pendek.

Di balik inovasi-inovasi ini, Li menggambarkan pendiri dan ketua BYD, Wang Chuanfu, sebagai sosok yang sangat terlibat langsung dalam penelitian dan pengembangan. Wang sering menghadiri pertemuan teknis dan strategis dari pagi hingga malam, dengan banyak teknologi utama dan keputusan strategis dibentuk melalui diskusi teknik yang mendalam, jauh dari sesi perencanaan pasar biasa.

Li menambahkan bahwa Wang sering menjelaskan prinsip-prinsip teknis selama pertemuan, menggunakan contoh dari fisika dan kimia, seperti reaksi elektrokimia, oksidasi anodik, dan mekanisme baterai. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana Wang menerapkan analisis prinsip pertama pada masalah praktis, termasuk mengevaluasi kapasitas jaringan listrik selama perencanaan penyebaran jaringan pengisian cepat, memastikan setiap langkah didasarkan pada pemahaman ilmiah yang kuat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar