Cerita.co.id, BERLIN – Di tengah gempuran mobil listrik dan penurunan popularitas mesin diesel di Eropa, Audi justru membuat gebrakan. Pabrikan asal Ingolstadt ini memperkenalkan mesin diesel V6 3.0 liter generasi terbaru yang diklaim mampu memberikan respons instan tanpa jeda turbo (turbo lag).
Meskipun pasar diesel di Eropa terus menyusut, Audi tetap optimis dengan teknologi TDI (Turbocharged Direct Injection) yang telah menjadi bagian dari DNA mereka sejak tahun 1989. Bahkan, mesin diesel telah mengantarkan Audi meraih delapan kemenangan di ajang balap Le Mans yang bergengsi.
Salah satu inovasi utama pada mesin diesel V6 terbaru ini adalah penggunaan kompresor elektrik penuh 48 volt yang ditempatkan di antara turbocharger dan intercooler. Konfigurasi ini diklaim mampu menghilangkan turbo lag yang sering menjadi masalah pada mesin diesel konvensional.

Related Post
Selain itu, mesin ini juga kompatibel dengan bahan bakar minyak nabati terhidrogenasi (HVO) yang terbuat dari minyak goreng bekas. Hal ini menunjukkan komitmen Audi untuk mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Langkah Audi ini cukup menarik mengingat tren pasar yang semakin condong ke arah elektrifikasi. Namun, Audi percaya bahwa mesin diesel masih memiliki potensi, terutama dengan inovasi-inovasi yang terus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi.









Tinggalkan komentar