Cerita.co.id melaporkan, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pesisir Indonesia kini tengah didorong untuk naik kelas, memanfaatkan geliat pariwisata yang semakin ramai. Peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya dari kalangan generasi muda, membuka gerbang peluang ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha lokal. Untuk itu, penguatan kapasitas menjadi kunci agar produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki daya saing, legalitas, dan standar mutu yang diakui.
Salah satu lokasi yang menjadi fokus program ini adalah Pantai Viral Bagek Kembar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Destinasi pesisir ini terkenal dengan pesona matahari terbenamnya yang memukau serta pemandangan malam hari dari Jetty PLTMG Lombok yang ikonik, menarik banyak pengunjung setiap harinya.
Pelatihan komprehensif diselenggarakan untuk membekali para pelaku UMKM. Materi yang diberikan meliputi pemahaman kebijakan UMKM, legalitas pangan, hingga perlindungan kekayaan intelektual. Tak ketinggalan, strategi pemasaran digital berbasis platform populer seperti TikTok dan Facebook menjadi menu utama, diikuti dengan praktik langsung pembuatan makanan kekinian seperti corn dog yang sangat digemari Generasi Z.

Related Post
"Kami memiliki visi agar UMKM pesisir dapat tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap berbagai tren digital, dan pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan mereka secara berkelanjutan," ungkap Mamit Setiawan, Sekretaris Perusahaan PLN EPI, dalam keterangannya. Program ini dirancang untuk menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam rantai ekonomi pariwisata.
Kolaborasi lintas sektor menjadi pilar utama keberhasilan program ini. Berbagai pihak terlibat aktif, mulai dari Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Mataram, Dinas Pariwisata Kota Mataram, akademisi dari UIN Mataram, praktisi UMKM, pemerintah kelurahan dan kecamatan, hingga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.
Rusnayati, seorang pelaku usaha makanan di Pantai Bagek Kembar yang turut serta dalam pelatihan, merasakan langsung manfaatnya. "Kami jadi lebih paham bagaimana mengurus legalitas usaha dan trik memasarkan produk melalui video TikTok agar lebih menarik perhatian. Menu kekinian yang kami praktikkan juga langsung bisa kami jual dan diminati," tuturnya dengan antusias, menunjukkan dampak positif program terhadap peningkatan kompetensi dan omzet usahanya.








Tinggalkan komentar