UMK Rebut Peluang Sertifikasi Halal Gratis

Dana Sulistiyo

UMK Rebut Peluang Sertifikasi Halal Gratis

Cerita.co.id melaporkan bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali meluncurkan program unggulan di tahun 2026. Program ini menawarkan 1,35 juta kuota sertifikasi halal gratis yang secara khusus ditujukan bagi para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di seluruh penjuru Indonesia. Inisiatif pemerintah ini hadir sebagai upaya strategis untuk memperkuat daya saing produk UMK di pasar domestik maupun global.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata fasilitasi pemerintah. Tujuannya adalah mempermudah UMK dalam memperoleh sertifikat halal melalui skema pernyataan pelaku usaha atau self-declare, yang didukung penuh oleh pendampingan. "Pelaku usaha mikro dan kecil kini dapat segera mendaftarkan produk mereka untuk mendapatkan sertifikasi halal tanpa biaya, memanfaatkan kuota 1,35 juta yang telah kami siapkan tahun ini," ujar Haikal pada Senin (5/1/2026), seperti dikutip Cerita.co.id.

UMK Rebut Peluang Sertifikasi Halal Gratis
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Program ini membawa sejumlah benefit signifikan bagi UMK. Pertama, para pelaku usaha akan mendapatkan bimbingan intensif dari Pendamping Proses Produk Halal (P3H), yang jumlahnya kini telah melampaui 111 ribu orang dan tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Kedua, seluruh tahapan proses sertifikasi, mulai dari pengajuan hingga penerbitan sertifikat, tidak akan membebani UMK dengan biaya sepeser pun. Ketiga, sertifikasi halal juga secara tidak langsung mendorong UMK untuk menerapkan tata kelola administrasi yang lebih rapi dan terstruktur dalam menjalankan operasional bisnis mereka.

COLLABMEDIANET

Dengan berbagai kemudahan dan dukungan yang diberikan, program sertifikasi halal gratis ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh UMK. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, dan pada akhirnya, berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar