Cerita.co.id, Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang menyebabkan jalur rel antara Stasiun Semarang Tawang hingga Stasiun Alastua terendam banjir. Dampaknya sangat signifikan, memaksa pembatalan 16 perjalanan kereta api (KA) yang telah dijadwalkan. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan dan kerugian bagi ratusan penumpang yang terpaksa menunda atau membatalkan perjalanan mereka.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pembatalan ini merupakan langkah rekayasa operasi yang diambil demi keselamatan penumpang. Prioritas utama adalah mencegah terjadinya kecelakaan akibat jalur rel yang tidak aman. Beberapa kereta yang terdampak pembatalan meliputi KA Kedung Sepur, KA Blora Jaya, KA Joglosemarkerto, KA Ambarawa Ekspres, dan KA Banyubiru.

Franoto menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak pembatalan ini. Pihak PT KAI memahami betul betapa pentingnya perjalanan bagi para penumpang dan menyesali ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Sebagai bentuk kompensasi, PT KAI memastikan bahwa seluruh penumpang yang perjalanannya dibatalkan akan menerima pengembalian tiket 100%. Proses pengembalian tiket akan dipermudah dan dipercepat agar penumpang tidak mengalami kesulitan.

Related Post
"PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi dan memastikan pengembalian tiket 100 persen bagi penumpang yang batal berangkat," ujar Franoto, Rabu (29/10/2025).
PT KAI terus berupaya memantau kondisi jalur rel dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan banjir. Diharapkan, jalur rel dapat segera diperbaiki dan operasional kereta api dapat kembali normal secepatnya. Para penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal perjalanan kereta api melalui kanal resmi PT KAI.










Tinggalkan komentar