Terungkap Dominasi Angkutan Rel

Terungkap Dominasi Angkutan Rel

Cerita.co.id melaporkan, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatat volume angkutan barang yang impresif pada Juli 2026. Sebanyak 1,9 juta ton barang berhasil diangkut, menambah total kumulatif menjadi sekitar 10,6 juta ton hingga pertengahan tahun ini. Komoditas batu bara masih menjadi tulang punggung utama, mendominasi sebagian besar pengiriman melalui jalur kereta api.

Meskipun batu bara menyumbang porsi signifikan sekitar 67% dari total volume, performa angkutan komoditas ini pada Juli 2026 tercatat 80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dinamika ini tidak lepas dari fluktuasi harga global, kebijakan energi, dan penyesuaian pasar yang terus berubah. Menanggapi kondisi tersebut, KAI Logistik proaktif memperkuat diversifikasi bisnisnya, fokus pada lini-lini lain yang menunjukkan potensi pertumbuhan menjanjikan.

Terungkap Dominasi Angkutan Rel
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menegaskan bahwa capaian Juli 2026 merefleksikan adanya pertumbuhan yang semakin merata di berbagai segmen bisnis perusahaan. "Kami melihat pertumbuhan yang cukup baik pada beberapa lini bisnis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkap Yuskal dalam keterangan resminya pada Rabu (26/8/2026). Ia menambahkan, perkembangan ini mengindikasikan bahwa layanan logistik berbasis kereta api kini semakin dibutuhkan untuk mendukung distribusi berbagai jenis barang, melampaui komoditas tertentu.

COLLABMEDIANET

Salah satu sektor yang menunjukkan lonjakan signifikan adalah bisnis Kalog Plus, khususnya layanan angkutan peti kemas. Pada Juli 2026, volume angkutan peti kemas melonjak 28%, mencapai 278 ribu ton dari 217 ribu ton pada periode yang sama tahun lalu. Angka ini menjadi bukti nyata keberhasilan strategi diversifikasi KAI Logistik dalam menghadapi tantangan pasar dan mengoptimalkan potensi angkutan kereta api untuk berbagai jenis kargo.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar