Strategi Besar Indonesia Kejar Swasembada

Strategi Besar Indonesia Kejar Swasembada

Cerita.co.id – Pemerintah Indonesia tengah mengambil langkah ambisius dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional. Tidak tanggung-tanggung, rencana besar telah disusun untuk membuka dan mengembangkan lahan pertanian tambahan seluas 2 juta hektare. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata dalam menghadapi tantangan kebutuhan pangan di masa depan sekaligus mengejar target swasembada pangan yang telah dicanangkan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyusun peta jalan yang komprehensif terkait pengembangan lahan ini. Fokus utama pengembangan akan diarahkan pada pemanfaatan lahan rawa mineral yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Sebagai langkah awal, pemerintah akan memprioritaskan pengembangan lahan seluas 500 ribu hektare.

Strategi Besar Indonesia Kejar Swasembada
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menariknya, proyek strategis ini tidak akan berjalan sendirian. Pemerintah akan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kementerian Pertahanan untuk terlibat aktif dalam proses pembukaan dan pengelolaan lahan tersebut. Sinergi antarlembaga ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program di lapangan.

COLLABMEDIANET

"Kami telah menyiapkan peta untuk pengembangan lahan seluas dua juta hektare. Hal ini merupakan langkah antisipatif untuk menjamin ketersediaan pangan bagi penduduk kita yang diprediksi akan mencapai angka 500 juta jiwa di masa mendatang," ujar Mentan Amran dalam keterangan resminya.

Pemerintah menegaskan bahwa ekspansi lahan ini dilakukan dengan prinsip keberlanjutan. Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah komitmen untuk tidak membuka kawasan hutan primer dalam proses perluasan lahan pertanian. Hal ini dilakukan guna menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Selain fokus pada perluasan area, Kementerian Pertanian juga tengah menggenjot berbagai program pendukung lainnya. Upaya tersebut meliputi optimalisasi lahan yang sudah ada, modernisasi alat dan teknologi pertanian, penguatan sarana produksi, hingga perluasan areal tanam. Fokus utama dari program ini adalah mendongkrak produksi komoditas strategis seperti padi dan jagung, agar kebutuhan pangan masyarakat dapat sepenuhnya dipenuhi dari hasil produksi dalam negeri.

Kinerja sektor pertanian Indonesia saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan data terbaru, sektor ini memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan melalui perbaikan neraca perdagangan. Mentan melaporkan bahwa nilai ekspor di sektor pertanian mengalami lonjakan hingga mencapai Rp166 triliun.

Di sisi lain, ketergantungan terhadap pangan dari luar negeri juga menunjukkan penurunan yang menggembirakan. Angka impor tercatat menyusut sebesar Rp41 triliun. Kombinasi antara kenaikan ekspor dan penurunan impor ini memberikan nilai tambah ekonomi yang luar biasa bagi sektor pertanian, yakni mencapai sekitar Rp208 triliun. Capaian ini menjadi modal optimisme bagi pemerintah untuk terus mendorong kemandirian pangan nasional melalui program perluasan lahan yang sedang berjalan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar