Berita dari Cerita.co.id menyebutkan Indonesia tengah melesat maju dalam teknologi pertahanan. Langkah signifikan diambil pemerintah dengan memperkuat infrastruktur komunikasi dan digital berbasis satelit. Kolaborasi strategis antara PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) dan PT Len Industri (Persero) ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) baru-baru ini. Langkah ini sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam program Asta Cita, yang menekankan pentingnya sistem pertahanan keamanan negara yang kokoh dan kemandirian teknologi.
Sinergi BUMN ini bukan sekadar langkah simbolis, melainkan upaya nyata membangun ekosistem pertahanan yang mandiri dan berbasis teknologi satelit canggih. Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, Honesti Basyir, menegaskan pentingnya konektivitas dalam konteks ketahanan nasional. Beliau menjelaskan bahwa perkembangan pesat teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), tetap bergantung pada infrastruktur konektivitas yang handal. Indonesia, dengan ribuan pulau, menjadikan konektivitas bukan hanya kebutuhan bisnis, tetapi juga pilar utama pertahanan dan kedaulatan negara.

"Penandatanganan MoU ini bukanlah acara seremonial belaka, melainkan langkah konkret untuk membangun ekosistem pertahanan berbasis satelit yang mandiri," tegas Honesti. Ia optimistis kolaborasi Telkomsat dan Len Industri akan menjadi kunci dalam mewujudkan kedaulatan digital Indonesia dan memperkuat pertahanan negara. Penguasaan teknologi satelit mutakhir ini diyakini akan menjadi aset berharga bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan di masa depan. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong inovasi dan pengembangan teknologi satelit di dalam negeri, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian nasional.

Related Post









Tinggalkan komentar