Cerita.co.id melaporkan, wacana pemerintah untuk mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari struktur Holding Ultra Mikro (UMi) yang berada di bawah Danantara, telah memicu respons resmi dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Bank pelat merah ini dengan tegas menyatakan komitmen kuatnya untuk terus mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menjamin keberlanjutan pembiayaan di tengah dinamika kebijakan yang sedang bergulir. Kejadian ini mencuat di Jakarta baru-baru ini.
Dhanny, Corporate Secretary BRI, dalam keterangannya kepada Cerita.co.id, menekankan bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional yang tak tergantikan. Ia menyatakan optimisme bahwa setiap langkah strategis yang diambil pemerintah, termasuk potensi restrukturisasi PNM, akan berujung pada penguatan ekosistem pembiayaan yang lebih terarah dan efektif bagi para pelaku usaha kecil. "Peran UMKM sangat vital dalam menggerakkan roda ekonomi bangsa. Kami yakin pemerintah akan senantiasa mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan," ujar Dhanny.

BRI secara prinsipil menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemegang saham pengendali dalam upaya memperkuat pendanaan UMKM. Kolaborasi antara BRI dan PNM dalam kerangka Holding UMi selama ini telah menunjukkan keberhasilan signifikan dalam memperluas jangkauan modal dan meningkatkan pemahaman finansial di kalangan masyarakat ultra mikro. Data sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil positif, di mana sekitar 1,4 juta nasabah ultra mikro berhasil "naik kelas", mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 11,82 persen secara tahunan, sebuah indikator keberhasilan pemberdayaan ekonomi di tingkat akar rumput.

Related Post
Meskipun terdapat wacana perubahan dalam struktur kepemilikan salah satu anggota holdingnya, Dhanny memastikan bahwa BRI akan terus mencermati dan mengikuti arahan dari regulator serta pemegang saham. Perseroan menjamin bahwa operasional akan tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent), tata kelola perusahaan yang baik (GCG), dan manajemen risiko yang kokoh. "Kami akan senantiasa mematuhi arahan regulator dan memastikan seluruh operasional berjalan prudent sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik," pungkasnya, menegaskan komitmen BRI terhadap stabilitas dan keberlanjutan layanan bagi UMKM.






Tinggalkan komentar