Cerita.co.id melaporkan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) tengah gencar menginisiasi sebuah transformasi fundamental dalam bisnis jalan tol. Perusahaan pelat merah ini tidak lagi sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan bergeser pada konsep "infraculture" yang menitikberatkan pada pengalaman dan keselamatan pengguna jalan. Perubahan paradigma ini, menurut Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, bertujuan untuk memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi operasional internal perusahaan tetapi juga agar masyarakat dapat merasakan pengalaman berkendara yang optimal dan aman.
Rivan menjelaskan bahwa Jasa Marga kini memperkokoh komitmennya terhadap layanan yang berorientasi pelanggan, dengan mengusung semangat "melayani sepenuh hati" melalui strategi peningkatan pengalaman pelanggan. Tantangan utama yang dihadapi adalah mewujudkan pengalaman total yang secara konsisten menempatkan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama. Ini bukan sekadar janji, melainkan sebuah misi yang diemban oleh seluruh jajaran Jasa Marga.
Untuk mendukung visi tersebut, Jasa Marga terus berinovasi dengan mengembangkan berbagai layanan berbasis teknologi mutakhir. Beberapa di antaranya meliputi sistem pengawasan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang lebih canggih, pengembangan sistem pengendalian internal bernama Troops untuk menjamin kualitas layanan dan infrastruktur jalan tol, serta keberadaan JMTC sebagai pusat kendali operasional terpadu. Tak ketinggalan, aplikasi Travoy hadir sebagai ekosistem layanan digital komprehensif yang memudahkan pengguna jalan tol dalam setiap perjalanannya.

Related Post
Lebih lanjut, Rivan menyoroti pentingnya menciptakan nilai tambah (value creation) di setiap kilometer perjalanan sebagai indikator keberhasilan Jasa Marga. Salah satu implementasi nyata dari konsep ini adalah melalui revitalisasi area istirahat atau rest area. Kini, rest area tidak lagi sekadar berfungsi sebagai tempat singgah biasa, melainkan dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik, menawarkan pengalaman lebih bagi para pengendara.
Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi pelayanan yang terus-menerus dikembangkan, Jasa Marga mampu merespons dan memenuhi dinamika ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi. Semangat "melayani sepenuh hati" telah menjadi sebuah keharusan dan kewajiban bagi setiap "Roadster" Jasa Marga, julukan bagi karyawan mereka, dalam memberikan kinerja terbaik untuk melayani sekitar 3,5 juta kendaraan setiap harinya.







Tinggalkan komentar