Cerita.co.id mengabarkan, CEO Danantara Indonesia yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, baru-baru ini mengadakan pertemuan penting dengan pimpinan Related Fund Management (RFM) di Washington. Kunjungan ini merupakan bagian dari lawatan delegasi Indonesia yang bertujuan untuk mendorong investasi, khususnya di sektor properti.
Dalam pertemuan strategis tersebut, Rosan Roeslani secara khusus menyoroti potensi pengembangan kawasan properti yang dapat dikonsolidasikan oleh Danantara. Ia mengungkapkan bahwa diskusi berpusat pada peluang kolaborasi pengembangan properti dan kawasan yang prospektif bersama Danantara, menandakan adanya sinergi yang kuat antara kedua belah pihak dalam memajukan sektor properti nasional.
Rosan menekankan bahwa interaksi dan dialog dengan korporasi global semacam RFM ini memiliki peran krusial dalam memamerkan ketahanan ekonomi nasional di mata dunia internasional. Menurutnya, semangat kolaborasi yang terus-menerus terjalin ini secara signifikan meningkatkan keyakinan investor global terhadap stabilitas dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan, menjadikannya destinasi investasi yang menarik.

Related Post
Pertemuan dengan Related Fund Management sendiri merupakan salah satu dari dua belas agenda penting yang dihadiri oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. Agenda tersebut berlangsung di sela-sela penandatanganan perjanjian tarif dagang antara Amerika Serikat dan Indonesia pada Jumat, 20 Februari, di Washington D.C., menunjukkan skala dan pentingnya delegasi Indonesia dalam menarik perhatian investor global.








Tinggalkan komentar